Sabtu, 17 Oktober 2015

 PERNIKAHAN DAN PROBLEMATIKANYA


Di usia sekarang masalah yang paling urgent dan paling bikin kesel untuk dibahas tak lain dan tak bukan adalah masalah PERNIKAHAN......ya...ya...aku juga tau kalau itu penting banget. Tapi bisa ngak sih kalau hal itu gak dibahas tiap hari juga...ngertiiiiiiiiin dong...telinga aku juga panas tiap denger hal itu.

Masalah pernikahan buat aku masalah yang sangat penting...bukan hanya bicara soal dua orang tapi juga soal dua keluarga jadi harus pake perhitungan yang matang...bakan asal mau atau ngiyain aja tanpa pemikiran yang mantap. PERNIKAHAN bukan kaya maen RUMAH-RUMAHAN loh!!!!!!! tapi kehidupan sakral yang akan dijalani ampe seumur hidup.

Tentunya sebagai cewek kita pengen ngedapatin pasangan hidup yang baik buat jadi imam kita dunia akhirat kan....makanya kalau aku bilang selektif dalam milih apa itu salah????????

Pliiiiiiiiis jangan desak aku!!!!!!! jangan juga selalu membahas hal-hal itu karena kuping udah bener-bener panas dengarnya....

Rabu, 06 Mei 2015

KEPUTUSAN AKHIR

Pertama kali datang ke tempat itu aku merasa seperti orang asing yang berada di negeri antah berantah. Entah lah...saat itu aku merasa asing dan menyesal dengan keputusan yang aku ambil untuk datang ke tempat ini. Aku bahkan mencoba untuk berhenti bahkan sampe gak muncul-muncul selama dua hari berturut-turut. Aku bahkan berpikir aku gila karena sempat berpikir untuk datang ke sini.

Namun, semua orang meyakinkan kalau semuanya baik-baik saja, bahkan ini keputusan yang tepat. Aku tentu saja menolak dengan semua pernyataan itu. Hey...bagaimana aku bisa setuju kalau hati aku saja menentangnya. Namun, setelah pertimbangan beberapa hari dan beberapa hal akhirnya aku nekat untuk datang lagi ke tempat itu. Mencoba untuk mencoba kembali.

Aku kembali muncul, dan aku kembali menjadi orang asing yang terdampar di negeri antah berantah. Namun, kini aku mencoba untuk beradaptasi, dan Alhamdulillah aku diterima dan dapat beradaptasi dengan keadaan

Pertama kali aku melihat mereka, aku memikirkan banyak hal. Melihat mereka yang berjalan dengan meraba dan tuntunan tongkat putih. Atau melihat mereka yang saling berkomunikasi dengan memberikan kode-kode tangan. Aku terenyuh. Aku berpikir, apa yang ingin mereka lihat di dunia ini atau apa yang mereka ingin ucapkan di dunia. 

Ya...semua orang pasti memikirkan perasaan orang tua mereka, tapi aku lebih memikirkan perasaan mereka yang terikat dalam kekurangan. Aku bertanya apa yang dapat mereka lakukan dalam keterbatasan mereka. Namun, seiring berjalannya waktu, Allah SWT menunjukkan kuasanya, ternyata mereka-mereka yang memiliki kekurangan justru memiliki banyak kelebihan yang bahkan tak terpikirkan oleh orang-orang seperti kita. 

Siapa yang akan menduga mereka yang tak memiliki kemampuan melihat cahaya dan dunia serta isinya memiliki kualitas suara yang tak bisa diragukan, bahkan memiliki kemampuan memainkan alat musik tindis hitam putih -piano-, yang bahkan aku tak pernah mencoba untuk menyentuhnya.

Bukan hanya mereka yang memiliki keterbatasan fisik yang memiliki kelebihan. Mereka yang memiliki keterbatasan mental pun, memiliki hal-hal yang bisa dijadikan contoh bagi kita-kita yang memiliki mental bagus. Tapi melihat perilaku anak-anak ini membuat ku yakin, kalau mereka jauh lebih memiliki mental yang lebih baik dari orang normal. Mereka mampu melakukan kegiatan tolong menolong, berbagi bahkan tanpa mereka tau maksud kegiatan mereka itu.

Mereka pun memiliki ambisi dan cita-cita. Tak mempedulikan pandangan miring dari orang-orang, mereka masih mau berusaha, bahkan terus berjuang menuntut ilmu demi masa depan yang cerah.
Aku belajar banyak hal dari kekurangan mereka. Aku belajar untuk bersyukur atas segala nikmat yang telah Allah SWT telah limpahkan pada ku. Selama ini kita mengabaikan hal-hal kecil yang bahkan menurut kita tak memiliki arti apa-apa. Namun, setelah melihat mereka dan perjuangan mereka yang terus berjuang untuk maju, Aku menyadari banyak hal, kalau aku tak pernah mensyukuri apapun selama ini. Selalu mengeluhkan sesuatu yang terasa sepele, bahkan menganggap remeh hal-hal tertentu.

Ternyata segala hal kecil memberi arti bagi mereka. Keberadaan kita pun ternyata terasa berarti bagi mereka. 

YA...DAN KINI AKU MEMUTUSKAN UNTUK MENGABDIKAN DIRI DEMI MENDIDIK MEREKA, ANAK-ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS. MEREKA BUKAN UNTUK DIHINA, DIHINDARI APALAGI DI KUCILKAN. NAMUN, MEREKA HARUS DIBERI KEPERCAYAAN DAN BANTUAN DENGAN IKLAS.

Selasa, 16 Oktober 2012

Kegalauan hati

Owh god keadaan yang sama terjadi lagi..selalu dan selalu begini...kenapa selalu begitu...kapan segalanya akan berakhir... Bohong kalau aku bilang tidak lelah...bohong juga kalau aku bilang tidak iri ama orang lain..Terkadang aku selalu berpikir..kenapa kehidupan aku lebih berliku dari orang lain...rasanya bukan hanya kerikil kecil yang ada didepan mata...tapi batu cadas tang terjal dan tajam. Maka tak heran jika aku harus sering terseok dalam melangkah bahkan harus terjatuh berkali-kali dan terluka baru bisanyampe ke sebrang..

Semua terasa berat dan berbeda. Tak ada yang sama, semua terasa berubah, tak seperti dulu atau sebelumnya.. Aku ingin lari dan berteriak dengan kencang agar semua beban ini lepas.sayang...angin membuat suaraku lenyap dan masalah ini membuat jantungku tercekat...hingga membuka bibir inipun tak mampu.

Mungkin iniyang disebut mati enggan hiduppun tak mau. Bimbang?? ya....inilah diriku terlunta-lunta dengan jalan dan masalah yang sama. "huffff"berkali-kali ku hembuskan udara yang masih saja tercekat ditenggorokan ku. Harus kemana atau mau bagaimana lagi...aku juga bingung. Hidupbagai musafir tanpa air. Air hanya fataorgana di gurun pasir. 

kapan fatamorgana ini jadi kenyataan?? Jangan hanya menghiasi hidup dalam bentuk bayangan. Lelah sudah ku melangkah. Ku telusuri arah jalan. Membiarkan kaki terus melangkah...hingga lelah...hingga otot kaki tak mampulagi diajak kompromi...hingga peluh membasahi tubuh.

Lelah?? ya...inilah aku

walau aku tak berlari..tapi jiwaku mengelana...aku bagai raga tak bernyawa...berjalan....berlari...tak tentu arah. Hidup terlunta dengan beban berat. 

Marah kah?? Mungkin iya.. Tapi pada siapa?? Keadaan kah?? tapi aku sendiri yang bentukkeadaan ini. Aku yang merakitnya. Maka tak bisa kalau salahkan keadaan.

Terpuruk kah?? Mungkin itu satu kata tepat yang bisa menggambarkan kondisi diriku saat ini. bagai jatuh dari jurang tinggi yang dasarnya tak berujung. Maka semua ini juga belum berujung. Kapan segalanya berakhir...owh...ayolah daya dan upaya ku telah habis. Aku telah lelah berjuang. Aku telah lelah berjalan diatas batu cadas ini.. Uhk... andai bisa mempercepat waktu...ku ingin maju ke 5 tahun mendatang. Apakah ku juga akan sama seperti sekarang atau kah lainnya yang akan aku hadapi?? Hanya waktu bergulir yang akan tau... Begitu juga hari ini,esok dan seterusnya semua bergulir dan berganti.

tapi aku tidak ingin menengok ke belakang. Melihat masa lalu yang entah indah, susah, sedih maupun pahit....semua akan tetap  berada dimasa lalu dan tertinggal sebagai suatu kenangan.....ya...kenangan dalam memori usia remaja. Biarlah bertahan disana... dan biarkan  tetap indah sebagai memori. 

Ku ingin terus melangkah walau harus jatuh dankaki terluka dengan banyak darah... tapi biarlah jejak darah dan luka itu menjadi tanda bahwa aku selalumelangkah dan memiliki kekuatan untuk mencapai harapanku. Biarkanlah semua berganti....biarkan semua berlalu...tapi jangan biarkan harapan dan semangat berlalu dan juga pergi bersama deru angin dan debu.biarkan dia bertahan....setidaknya untuk beberapa saat saja.

Masih mampukah ku melewati semua ini. Ku barubaru berjalan diatas batu cadas...ku belum pernah melihat  dan merasakan kerasnya kehidupan selain saat dulu dan kini. Mungkin.....ku akan lebih kuat jika melihat MEREKA....senyum dan semangat yang entah tumbuh dari mana ada dalam diri MEEKA....ya MEREKA...orang-orang dengan segala kelemahan, kkurangan dan ketidakberdayaan melawan kerasnya arus kehidupan. Tapi aku tmasih selalu melihat senyum hangat terkembang jelas dibibir mereka dan masih ada semangat menggebu di kalbu mereka. 

Tapi aku tidak bisa disandingkan dengan mereka.....Aku terlalu lemah untuk jadi bagian dari mereka......aku hanya bisa menerima tanpa bisa memberi. Ya...aku hanya bisa menerima senyum dan semangat dari MEREKA...tapi dimana senyum dan semangat aku untuk mereka?? ya.... semua lenyap....hilang ditelan kejamnya masalah dan ketidakberdayaan ku terhadap masalah. 

Lemah???? ya inilah diriku. Berusaha tegar..tapi rapuh. Ku takut jembatan yang ku sebrangi rapuh dan retak saat ku dipertengahan.Ya...inilah aku berdiri diantara awal dan akhir dari perjuanganku Ku udah tak mampu lagi berlari... Kaki lelah berlari dan tertinggal senyuman dan semangat dari mereka.... Setidaknya biarkanlah aku masih ingin berjalan dengan segala sisa tenaga......setidaknya biarkanlah sampai pada ujung dari semua ini.Demi diriku sendiri, semua orang yang ku sayangi dan MEREKA.

ku tak ingin jatuh....setidaknya biarkanlah senyum dan semangat itu tetap berkobar dan menjadi jembatan terbaik dan tertangguh untuk kugunakan dalam menyebrangi jurang ini.... Jika tak ada jembatan...jadikanlah jarak itu sangat dekat...sehingga ku bisa melompat...walau harus butuh tenaga ekstra.... akh...tapi ayolah melompat tidak aman untuk hidup...setidaknya jembatan jauh lbih baik dari bertumbpu pada lompatan kaki.....setidaknya biarkan lah jembatan selalu ada, biar ku tak harus jatuh...karena ada senyum dan semangat itu...

Percayakah pada 1001 kesempatan?? ya...aku percaya... walau tak ada yang percayasetidaknya biarkan ku tetap memiliki kepercayaan pada ada kesempatan. Bahkan jika kesempatan itu sisa tetinggal 1 ku masih akan tetap percaya....dan ku akan mengubah 1kesempatan itu menjadi sebuah kesempatan emas untuk menghaiasi segala sisi  kehidupan...

Tapi apakah aku hanya akan menunggu hingga kesempatan itu sisa kesempatan ems.Owh...ayolah...tentu saja tidak...setidaknya aku akan membuat semua momentdalam hidup kumenjadi berharga..ya...berhargadan bermakna. Ku tak ingin segala dalam hidup ku berlalu dan tak berkesan..setidaknya setiap moment dimana ada diriku akan tersimpan dan tertanam dalam memori orang lain..terlebih mereka sebagai suatu harapan dan kenangan indah..

Andai perjalanan hidup seperti filem...maka ku akan membiarkannya berputar diotakku. Setidaknya jadi senjata terakhir ku untuk berjuang...karena disetiap memori hidup yang ku buat....ada juga harapan orang-rang yang menggantungkan senyum dan harapan mereka pada ku. biarkanlah ku tetap kuat dan bertahan hingga akhir. Setidaknya demi semua orang yang percaya pada ku. Biarkan ku mampu berjalan hingga ujung.....jangan sampai ku harus menyerah saat ini.

Oh ayolah DELETE kata MENYERAH dari semua sudut memori otak mu. Bangkitlah dan bertahan demi hidup dan harapan semua orang yang percaya dan bergantung pada mu. Aku tidak mau seperti bunga layu yang ngak bakalan lagi dilihat dan tak ada sisanya.  Tapi aku ingin menjadi pohon yang selalu bisa memberi menfaat kepada setiap mahkluk....walau dalam keadaan apapun.....

Mungkin merakit mimpi untuk saat ini adalah hal yang indah. Tapi ayolah...mimpi hanya fatamorgana dalam tidur.Kenapa kita harus merakit hal-hal yang semu. Ku ingin menjalanisesuatu yang nyata....walaupun harus ribuan kali terjatuh. Tapi setidaknya semua adalah kenyataan, bukan keindahan semu yang bakalan berakhir ketika jiwa dan raga ini menjadi satu kembali dan tersadar dari indahnya khayalan... tersadar dari semua itu...hanyalah senyum miris yang semu juga akan kita tampilkan... Come'on wake up.....

Jangan pikir aku tidak punya mimpi atau tidak pernah merakit mimpi. Jika pikir demikian...maka kalian salah...karena sesungguhnya aku lah orang yang paling punya banyak mimpi..bahkan impian aku lebih ekstrim dai orang lain. tapi sejujurnya aku takut...ya...takut akan segala jenis kenyataan yang sangat kejam dan mengerikan. Kenyataan itulah yang membuat aku takut bahkan hanya untuk sekedar bermimpi.

Aku terlalu takut untuk melihat har esok. tak bisa terpungkiri jugasemua yang ada sekarang bahkan lebih menakutkan dari pada melihat hari esok. Aku terlalu lelah memikirkan nasib sekarang ini.Pusing....itulah kata yang saat ini masih setia bertengger di setiap sudut memoriotakku...Tapi aku juga tidak akan berhenti berbuat dan bertindak karena slama masih mau bergerak aku yakin segalanya akan berakhir...so...fighting........

Huh...andaikan hidup seperti drama korea yang sering aku tonton yang selalu berakhir dengan happy ending..pasti segalanya akan terasa baik dan menyenangkan.... Sayangnya kita hidup didunia nyata yang udah disuguhkan dengan berbagai macam masalah dan warna yang menghiasi cerita hidup.Akh...LELAH..rasanya ingin cepat sampai pada akhir dari masalah ini.

Jika hidupmulus..kata orang tak ada indahnya... hanya berjalan pada satu rel lurus. Tapi dengan banyak lika-liku permasalahan hidup kita akan belajar untuk kuat dan bertanggung jawab. bukannya hidup hanya sebuah skenario TUHAN yang udah diatur dengan indahnya???Pasti ada yang lebih baik dari sekedar harapan semu yang sering kita bangun dalam bentuk mimpi.

harus kah kita hanya diam... Oh ayolah lihat senyum dan harapan mereka yang kalian sayangi. Mungkin harapan dan senyum merekalah senjata terkuat buat aku saat ini untuk menghadapi peperangan ini... ya...peperangan semu dalam dunia ku sendiri...yang berhasil aku rakit dengan segala kelemahan ku. Tapi sayangnya saat ini aku menjadi tokoh yang tertindas dalam peperangan yang aku ciptakan snediri. Menyedihkan......itulah kata yang bisa mewakili diriku saat ini. Lemah dan takut menghadapi semua ini. Harus kah lari?????Huh kenapa hanya ide bodoh itu yang terlintas?kapan seglanya akan berakhir jika lari terus. harusnya semangat...Iyakan...Oke...lihat dan pikirkan solusi yang tepat lalu bangkitlah...segalanya akan berakhir kok...pastinya happy ending....oke...fightiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiing

yakinlah pada kata-kata ini

Jika engkau meminta sesuatu tetapi ALLAH memberikan yang lain dari pada harapanmu, maka yakin dan percayalah bahwa itulah halterbaik yang sudah direncanakan_NYA untuk mu. Karena DIA lah yang maha mengetahui tentang dirimu......maka lapangkanlah hati mu menerima semuanya. Dan percayalah pada takdir dan hikmah. Karena setiap orang memiliki jalan hidup yang berbeda-beda dan pastinya akan berakhir dengan lautan kebahagian...gimanapun caranya dan berapapun lamanya. Tapi percayalah......akan selalu ada kebahagian bagi setiap orang yang mau percaya dan bersabar.

Kamis, 28 Juni 2012

ToM and Jerry JatUH CiNTa


Hari ini suasana asrama merpati benar-benar sangat kacau. Soalnya sedang terjadi perang dunia ke-3. Aksi saling angkat pedang, tebas kanan tebas kiri benar-benar sangat ricuh dan menghebohkan hingga membangunkan seluruh penghuni asrama itu. Apalagi kalau bukan pertengkaran rutin antara tom and jerry, ya siapa lagi kalau bukan antara Ara dan Angga. Para penghuni asrama yang terbangun karena hal itu, malah hanya sibuk menyiapkan berbagai perlengkapan, seperti kursi dan beberapa udah nyiapin kopi siap untuk nonton pertengkaran live itu. Sepertinya mereka udah terbiasa dengan pertengkaran seperti itu.
Yaps penghuni asrama merpati memang sudah terbiasa melihat pertengkaran antara Ara dan Angga. Ya walau bukan seperti kasus KDRT, namun pertengkaran itu selalu mengusik seluruh penghuni asrama
Tapi kok ada pria dan wanita dalam satu asrama ya.. ternyata asrama merpati ini merupakan asrma gabungan antara cewek dan cowok. Namun mereka berada pada deret yang berbeda. Jika cowok di deret kiri maka para cewek berada di deret kanan. Jadi kamar mereka saling berhadapan. Begitulah pengaturan asrama itu. Namun, kamar mandi harus digunakan secara bersama alias kamar mandi umum.
“hum suami istri itu bertengkar lagi…udah kaya di jalur gaza aja kita”kata ryan sahabat karib angga mengawali komentarnya
 “Angga…Ara…stop…kaya anak kecil aja kalian”teriak pak Rudi dengan suara yang menggelegar bagai amukan suara gemuruh di siang bolong….tapi bedanya teriakan itu berlangsungnya saat pagi-pagi buta.soalnya hanya teriakan seperti itu aja yang mampu ngehentiin pertengkaran dua orang itu.  
Teriakan itu benar-benar ampuh..soalnya mereka langsung aja ngehentiin pertengkaran itu, hanya dalam hitungan sepersekian detik.
Karena pak Rudi yang dipercaya untuk mengontrol segala aktivitas anak asrama, maka dia sangat bertanggung jawab terhadap segala sesuatu yang terjadi di asrama itu. Kayanya masalah yang paling sering terjadi ya hanyalah pertengkaran ngak penting antara dua manusia itu
Mendengar teriakan pak Rudi yang seperti udah mau ngeruntuhin seluruh bangunan, Ara dan Angga mulai menghentikan pertengkaran mereka.
“ini salah dia”kata angga dan ara berbarengan sambil saling nunjuk menuduh siapa yang memulai pertengkaran itu
“stop…kalian kaya anak kecil aja..lagian persoalannya apa sih”
“ini..pak..tadi pas aku mau nyuci…ekh angga malah maen serobot aja…ngak tau apa orang buru-buru..makanya aku prrotes..ekh dianya malah sewot”terang Ara singkat
“gimana ngak mau maen serobot..dia kerjanya aja lelet. Nyuci sih nyuci tapi ngak perlu sambil telpon-telponan dong. Ngak tau apa gue lagi sibuk”terang Angga ngak mau kalah
“tapikan loe bisa minta baik-baik ngak perlu pake urat”kata ara dengan ketusnya
“kapan sih ngomong ama loe bisa nyambung..pake nyuruh minta baik-baik segala…”
“loe!!”
“cukup”teriak pak Rudi memotong pembicaraan Ara yang bisa semakin ngehebohin pertengkaran mereka.
Karena lelah harus ngurusin mereka, terpaksa pak Rudi menghentikan interogasi itu dan menyuruh mereka melanjutkan aktifitasnya masing-masing tanpa saling berdekatan lagi.
“huh”teriak keduanya kompak..lalu berjalan menuju arah yang berlawanan.
“aw..dasar mak lampir”teriak cowok kren itu sambil memegang kaki yang dengan sengaja diinjak oleh ara sebelum mereka berpisah arah.
dasar jin ifrit..pagi-pagi udah nyusahin. Gara-gara dia gue kena omel lagi..nyusahin aja tuh mahkluk”gerutu Ara kesel.
*******************************************************
Ara segera masuk ke dalam kamarnya, dan menyiapkan diri untuk berangkat ke kampus. Dia mulai menyiapkan seluruh keperluannya untuk kulia pagi itu. Karena terburu-buru, dia hanya mengikat rambutnya kucir kuda. Dia ke kampus bersama Dini yang juga teman seruangan plus sahabat karibnya yang juga menjadi penghuni asrama itu.
Mereka ke kampus dengan mengendarai sepeda, karena asrama mereka yang jaraknya berdekatan dengan kampus. Jalanan masih sangat basah karena diguyur hujan semalaman. Jadi dibeberapa bagian terdapat banyak kubangan air.
“Akhhhhhhhhhhhhh…”teriak Ara kesel begitu wajahnya terkena cipratan air yang dikarenakan motor yang melaju di kubangan itu
“angga brengsek loe…”teriaknya histeris sambil melap wajahnya yang basah dan kotor begitu mengetahui motor itu miliki cowok terkren di fakultas teknik.
“loe ngak papa”Tanya Dini khawatir
“ngak kok…awas aja dia kalau ketemu, bakalan gue balas”katanya geram bercampur kesel.
Sementara itu Angga hanya tertawa kecil karena berhasil mengerjai Ara.
Angga dan ara berada di fakultas yang sama, fakultas teknik. Bedanya Angga di jurusan arsitek, soalnya dia jago gambar sedangkan Ara di jurusan informatika, soalnya dia suka ngutak-ngatik computer. Bedanya lagi Angga senior dan Ara junior. Walau bedanya hanya setahun.
“kenapa wajah loe belepotan gitu”Tanya popy yang juga merupakan sahabatnya, saat dia masuk ke ruangan
“gara-gara mahkluk laknat itu”jawabnya dingin sambil mengambil tempat duduk disamping popy.
“Angga…”jawab dini pelan dengan hanya menggerakan bibir
Popy yang sudah sering mendengar pertengkaran antara mereka, dan hal itu juga berdampak buruk pada orang-orang disekitar Ara, soalnya kalau dia ngak bisa ngeluapin emosinya pada angga, maka orang yang sedikit aja ngelakuin kesalahan pasti bakalan langsung kena damprat. Jadi popy hanya diam disamping gadis itu sambil menunggu emosinya reda.
*******************************************************
Kejengkelan ara pada angga bermula pada waktu OSPEK. Saat itu walaupun berbeda jurusan, namun fakultas teknik selalu melakukan kegiatan ospek secara bersamaan. Jadi seluruh mahasiswa baru akan dikumpulkan secara bersamaan, dan para senior bebas ngelakuin apapun pada mahasiswa itu, walaupun dari jurusan yang berbeda.
Saat itu, karena telat datangnya terpaksa dia harus ngedapat hukuman. Hukumannya yaitu ngerayu senior yang bernama Angga Rahardian dan membawanya ketempat pengospekan. Sebenarnya hukuman itu biasa aja, tapi masalahnya, dia ngak diberi tau ciri-ciri manusia itu.
“kalau loe ngak ketemu ama orang itu..hukuman loe bakalan lebih berat lagi”bentak senior cowok itu
Mau ngak mau dia harus keliling juga seluruh fakultas buat nyari manusia yang seperti kuman itu. Dia bertanya pada seluruh orang ditempat itu, namun ngak ada yang mau ngeberitauin. Soalnya adat saat ospek..mahasiswa yang telat harus keliling buat nyari orang untuk dirayu atau ngelakuin sesuatu hanya dengan modal nama doang.
Setelah berkeliling lama, akhirnya dia ketemu juga ama manusia yang namanya Angga Rahardian. Ternyata orang itu sedang asik-asiknya nongkrong di taman sambil tidur-tiduran
“siapa loe?mau ngapain kesini”bentak angga saat itu
“kakak..kok..kakak kren banget sih..ganteng lagi..mau ngak ikut aku bentar”kata ara dengan suara yang dipelan-pelankan langsung to the poin seperti tugas yang diberikannya
“ukh emang dari sananya kali…”kata angga bangga
cueh…ganteng dari hongkong..muka loe kaya celengan ayam-ayam juga bangga..”maki ara dalam hati
“oh ya..loe lagi ngerayu atau lagi jual obat sih…kok kata-kata loe kaya gitu”lanjut angga lagi
“kak, aku hanya disuruh kok..kakak mau kan ikut aku”
“boleh tapi loe mesti nari india sekarang juga…”
Dengan gaya seperti adengan di kuch-kuch hotahe dia pun mulai menari. Ribuan mata memperhatikan, seperti sedang nonton pagelaran topeng monyet.  
ikh sialan banget sih nih orang..malu-maluin aja deh
“udah kan”kata ara mengakhiri aktifitas memalukan itu.
“oke..makasih atas pertunjukannya”jawab angga sambil berlalu meninggalkan ara
“ekh tunggu..kakak mau kemana..katanya mau ikut aku”teriak ara menghentikan langkah angga
“ngapain gue mesti ngikutin kamu”
“loh tadi kan katanya mau ikut”
“gue ngak pernah bilang tuh”jawabnya santai sambil meninggalkan ara yang masih termenung di taman.
Karena keselnya, diapun melakukan suatu pekerjaan yang ngebuat namanya terkenal satu fakultas. Mau tau apa??
Ternyata saat hendak ditinggalkan ama angga, dia mulai ngelepas salah satu sepatunya dan dengan ancang-ancang yang jitu dia berhasil mengenai kepala angga dengan telaknya. Lemparan ara benar-benar jitu. Maklum sering ngelempar mangga tetangga.
Berita tentang seorang mahasiswa baru yang ngelempar senior dengan sepatu menjadi berita terheboh sepanjang masa OSPEK. Apa lagi cowok itu angga..cowok terkeren di fakultas teknik. Karena hal itu sepanjang masa ospek dia harus jadi bulan-bulanan angga dan sahabat-sahabatnya.
“siapa nama loe”Tanya seorang senior yang bernama Heru
“tiara ramadhani”jawab ara pelan tanpa ada rasa takut
“saudaranya nia ramadhani dong. Tapi kok loe jelek sih”jawab Heru lagi yang membuat seluruh orang disitu menjadi tertawa
huh sialan banget sih nih manusia, ngatain gue jelek lagi..ngak nyadar apa wajah dia kaya apa..muka udah ancur kaya jalanan rusak..masih belagu..ngaca dimana sih nih manusia. Gini nih kalau ngacanya pake air comberan. Rambut kribo kaya abis kestrum gitu…PD banget dia ngatain gue jelek.ngak nyadar diri banget sih.”maki ara kesel sambil memonyong-monyongkan mulutnya.
Melihat tingkah ara yang tidak ada tandatanda takutnya, angga semakin tertarik untuk ngerjain cewek itu. Dia diperintahkan untuk ngipasin angga dari belakang saat dia sedang berjalan. Jadi seperti dayang-dayang pribadi. Dia juga harus mungutin setiap sampah yang ada di depan angga. Rasanya saat itu dia pengen masukin manusia itu dalam tong sampah dan menggulingkannya dari atas tanjakan jalan depan fakultas mereka.
Tapi ada satu tugas yang paling ngak masuk akal yang diperintahkan ama angga
“loe harus ngerayu pohon itu”perintah angga sambil menunjuk pohon yang ada di depannya saat itu
“huh gimana caranya”Tanya ara bingung
“terserah loe gimana caranya..yang gue mau tau pohon itu harus ngegugurin salah satu daunnya. Kalau hal itu terjadi..tandanya rayuan loe benar-benar dahsyat..ingat jangan kaya jualan obat”
Dengan berbagai rayuan dia pun mulai ngerayu pohon itu.
dasar stress..ngasi perintah aneh-aneh…otaknya terbuat dari apa sih..kok bisa-bisanya ngasi tugas kaya gini…lagian kenapa juga nih pohon ngak mau gugurin daunnya”
pohon pliiis dong gugurin daun kamu satuuuuuu aja…huh kenapa sih ngak ada angin…huh kalau gini mana mungkin bisa gugur coba..ikh sialan banget sih tuh manusia..dia malah enak-enakan gak tau gue menderita apa”gerutunya kesel karena belum berhasil ngerayu tuh pohon lagian tangannya malah digigitin semut ampe bentol-bentol ditambah lagi angga hanya asik-asik minum es cendol
“moga aja tuh es cendol masuk ke paru-paru loe”umpatnya kesel
“ohok..ohok”suara angga yang terbatuk-batuk di dengar oleh ara, hal itu membuat cewek itu tersenyum
“rasain loe..ngerjain orang ngak kira-kira”
Entahlah kesialan apa yang dialaminya..udah panas, banyak semut, angin malah berhembus sepoi-sepoi. Kalau seperti itu ngak bakalan ada daun yang gugur..yang ada malah ngebuat dia pengen tidur. Setelah satu setengah jam berdiri dan ngerayu tuh pohon akhirnya ada juga daun yang berhasil rontok
“berhasiiiiiiiiiiil”teriaknya seneng sambil memberikan daun itu pada angga
“buang aja…gue ngak butuhin itu”kata angga begitu ara memberikan daun itu padanya
ikh sial banget sih gue..ukh kenapa sih gue berurusan ama monster ini…wajah sih oke..tapi tabiat…ukh jauh dari normal
*******************************************************
Ternyata nasib ara untuk berurusan ama angga tidak hanya berhenti sampai masa ospek aja. Soalnya pas nyari kos-kosan ekh dia malah dapat asrama yang juga di huni oleh mahkluk jahanam itu. Sialnya lagi kamar mereka saling berhadapan. Hanya dipisahkan koridor buat jalan.
Kaya siang ini, ara yang baru pulang dari kampus hendak menuju kamar mandi, soalnya udah kebelet pipis, tiba-tiba harus ngentiin langkahnya…
“sorry ngak sengaja”kata angga sambil tersenyum manis karena telah menyiramkan air ke ara secara ngak sengaja. Tapi sebenarnya sengaja sih
“mata loe dimana sih….loe sengajakan…wah cari masalah lagi loe ama gue”kata ara kesel dan berniat mendarat satu pukulan diwajah cowok kren itu
Tapi angga dengan gesit segera menutup pintunya. Ara sebenanrnya ingin menggedornya namun pak rudi udah berdiri diambang pintu gerbang memperhatikannya dengan tatapan yang sangat tajam setajam silet. Dengan pelan dan gaya yang elegan dia berjalan ke kamar mandi. Namun sempat di dengarnya suara tawa angga yang penuh kemenangan.
Kamis pagi ini menjadi kamis yang benar-benar menyebalkan buat angga. Angga benar-benar stress..soalnya hari ini mata kulianya dimulai dengan pak Safaat, dosen yang terkenal paling killer dan tidak mentolerir keterlambatan mahasiswa. Barang siapa yang nekat telat, udah pasti bakalan ngak diizinin buat ngikutin perkuliahan dia selama 1 bulan. Dan apesnya lagi ban motornya kempes
“kok bisa kempes sih…padahal kan semalam masih baik-baik aja kok”kata angga sambil memeriksa ban motornya
Ternyata kedua bannya itu kempes. Dia menjadi semakin bingung. Soalnya pagi-pagi buta gitu belum ada bengkel yang buka.
“ini kerjaan loe kan”bentak angga menghentikan ara begitu cewek itu melintas di sampingnya
“wah..wah ada masalah apa nih..main tuduh-tuduh aja…”kata ara kebingungan
“loe kan yang ngempesin ban motor gue”katanya dengan emosi tertahan
“loh kok nuduh gue..emang loe punya bukti..memfitnah itu lebih kejam dari pembunuhan tau”
“ngak usah ceramah deh..ini semua ulah loe kan..udah deh ngaku aja”
“udah deh ketimbang loe nuduh gue..mending ssekarang loe mikir gimana caranya nyampe kampus dalam waktu 5 menit. Udah 7.25 loh kak angga..ngak mau telat kan”katanya dengan suara yang dilembut-lembutkan sambil melirik jam tangannya.
Ara yang udah ngafalin segala kebiasan angga, tau betul jadwal angga yang berurusan denga dosen killer itu. Makanya dia ngerjain manusia menyebalkan itu. Angga menjadi semakin kesel dibuatnya. Tanpa babibu lagi dia segera berlari menuju kampus.
“duluan ya…”ledek ara senang ketika melintasi angga yang mati-matian berlari menuju ke kampus.
Untungnya aja saat itu tumpangan di motor ryan sedang kosong, soalnya pacarnya sedang sakit. Jadi dia hari itu sedikit mau berbaik hati dengan ngberiin tumpangan ke motornya buat cowok kren itu ngegantiin posisi pacarnya
“huh sukur deh belum telat”katanya begitu melihat pak syafaat yang berjalan bersamanya, namun melalui koridor berbeda
sialan tuh si ara ngerjain ngak tanggung tanggung lagi…awas aja loe entar gue balas, bakalan nangis arab loe di tangan gue”pikirnya kesel sambil mencatat materi yang diberiin pak safaat.
*******************************************************
Sekarang giliran ara yang benar-benar stress ngawalin senin pagi ini. Pagi ini jadwalnya di mulai dengan bu Malika. Dosen terkiller yang mendapat gelar malaikat pencabut nyawa. Gimana ngak mahasiswa yang ngak ngikutin kuliahnya sekali aja, pasti bakalan dijamin langsung tetap berada di kelas itu hingga tahun berikutnya…artinya NGAK LULUS.
Hari itu semua kamar mandi terisi penuh dan hanya ada satu yang kosong, dengan gesitnya seperti sedang berburu harta karun, dia segera masuk ke kamar mandi itu. Ternyata di depan pintu kamar mandi, dia harus saling berrebutan terlebih dahulu ama angga
“gue dulu”teriak ara keres
“enak aja..gue yang duluan ampe sini tau”kata angga cuek
“yeee..tapi kan gue yang duluan nemuin kamar mandi ini”
“bodo..tapi yang duluan nyampe kan aku….”
“duh angga minggir dulu deh..loe bisa kan mandinya nanti-nanti aja, gue buru-buru nih”teriaknya semakin kesel
“ekh loe pikir hanya loe yang buru-buru, gue juga sibuk nih…minggir deh loe”
“kenapa ngak masuk berdua aja sih”timpal ryan memotong pembicaraan mereka
“ikh najis”kata ara dengan nada jijiknya
“yeeeeeeee loe pikir gue mau deket-deket am aloe gitu..ikh cewek saraf kaya loe mana ada yang mau deketin….”
“huh..loe pikir loe kren..kecuali gue udah gila baru gue mau deket-deket ama loe”
“udah-udah berantem mulu…kenapa kalian ngak nikah aja sih..pasti rumah kalian udah bakalan kaya kapal pecah hahahhahaha”lanjut ryan lagi
“ara kamu ngak ngampus..sekarang udah mau jam 8 loh”kata pak rudi memecah pertengkaran itu.
“WHAAAt…mati guee….ini semua gara-gara loe tau”kata ara histeris, dan rela mengganti kamar mandi, dan segera masuk ke kamar mandi yang baru aja di huni oleh yuni salah satu teman asrama mereka
“buat loe aja tuh kamar mandi..makan sekalian dengan baknya”gerutu ara kesel sambil menutup tapi lebih tepatnya membanting pintu kamar mandi yang dimasukinnya.
Angga hanya tertawa senang karena berhasil mengerjai ara lagi. Sambil ngomel ara membasuh seuruh tubuhnya. Kurang lebih 5 menit dia udah cantik dan siap berangkat ke kampus untuk berjuang melawan penindasan dari bu malika.
Ternyata nasib dia bener-bener sial. Dia udah terlambat 10 mnit ngikuti kuliah dosen killer itu. Tapi kayanya nasibnya juga bisa dibilang mujur, soalnya bu malika ngak mempersoalkan keterlambatan itu dengan menyangkut pautkannya ama nilai, soalnya ara ini salah satu mahasiswa kebanggaan bu malika..jadi wajarlah….nilai-nilainya udah bisa dijamin bakalan lebih cemerlang dari bintang di langit. Jadi untuk menunjukan ke adilannya… bu malika hanya menyuruh ara duduk berlutut di samping pintu sambil menjewer telinganya
“duh malu banget nih diliatin orang..mau ditaruh dimana nih muka gue. Huh ini semua gara-gara mahkluk laknat itu. Apa sih yang ada di kepalanya…hobi kok ngerjain orang. Nyusahin aja deh dia…”Gerututnya kesel
“ekh tuh monster ada ngak ya..duh jangan sampe deh diliat dia…bisa jadi bulan-bulanan dia gue seumur hidup di asrama…akh mati gue”katanya kaget sambil menundukan wajahnya begitu melihat angga yang berjalan ke arahnya.
“ekh itu ara kan”kata heru menyadarkan angga
“owh loe bener….ngapain dia disitu”
“samperin yuk”kata heru semangat.
“ngapain loe ngejongkok disitu?kaya pengemis lagi nunggu sumbangan koin”
“berisik banget sih loe Nga…bisa ngak sih menjauh dari sini”
“siapa juga yang mau deket-deket ama loe”
“lantas ngapain loe disini”
“hum cuman mau lewat aja…tapi lihat pengemis kan ngak mungkin dilewatin aja”kata angga sambil membuang uang koin kea rah ara dan menebar senyum jahilnya.
Ingin rasanya dia menelankan koin itu kedalam lambung cowok kren itu.
*******************************************************
Hari itu ara dandan dengan cantiknya soalnya dia kedatangan tamu special, siapa lagi kalau bukan Jimmy sang kekasih. Mereka tertawa dengan senang di kamar ara. Mendengar cekikikan ara yang begitu ribut, seperti pengen pamer pada seluruh penghuni asrama pacarnya yang bisa dibilang keren itu.
“huh tuh maklampir berisik banget sih….lagi ngapain sih dia”gerutu angga kesel
“hum lagi seneng tuh dia, soalnya ada Jimmy…”kata ryan menjelaskan
“huh…liat aja…loe masih bisa ngakak apa ngak…”kata angga lagi sambil menyetel DVD dikamarnya, tidak lupa speker diarahkan tepat kearah kamar ara yang terbuka
“mau ngapain loe…”Tanya ryan heran
“liat aja ntar”jawabnya santai
“wah bisa ngamuk tuh si ara…loe cari masalah aja deh”
“udah deh..lagian kapan sih dia ngak ngamuk..perasaan dia selalu aja ngamuk kaya singa betina kelaparan yang lepas dari kandang”
Suara DVD yang kerasnya minta ampun mulai bergema di kamar angga, bahkan hingga keseluruh pelosok asrama.
Ternyata ara dan jimmy malah tidak merasa terganggu sama sekali dengan hal itu. Akhirnya angga mengeluarkan juga suaranya yang menurut para pakar music tidak duduk ditangga nada manapun. Dengan suara seperti bom waktu dia terus melantunkan lagu dari Ungu yang Cinta Gila.
“ANGGGGGGGAAAAAAAAAAAAA…berisik banget sih loe”gerutu ara kesel sambil mengetuk pintu angga tapi tepatnya sih menggedornya dengan kekuatan yang super besar
“angggggga…..buka loe”kata ara dengan keselnya karena angga tidak juga membukakannya pintu
“mau ngapain sih loe”bentak angga saat ngebuka pintu
“ekh nyadar dong..nih siang bolong..ngapain juga muter music keras-keras gitu..lagian ngak usah pake acara nyanyi segala kali…loe bernapas aja fals pake acara nyanyi…ganggu telinga gue tau”
“IDL itu derita lo”katanya sambil tertawa
“ekh..matiin music loe sekarang”
“ngak mau…kalau loe kesel..kenapa ngak pacaran ditempat lain aja”
“loe..uhk”gerutunya kesel sambil meninggalkan cowok keren itu dan kembali masuk ke kamarnya menemui Jimmy lagi.
Karena kesel ama angga akhirnya mereka milih untuk jalan-jalan keluar
‘”yes berhasil”kata angga begitu ara dan jimmy keluar dari asrama
“ngapain sih loe….kenapa loe ngeganggu mereka sih”
“siapa suruh pacaran di asrama”
“angga loe kaya anak kecil aja deh..kalau diliat orang dikiranya loe cemburu”timpal dini
“apa CEMBURU..huh ngak lah…”
“ngak gimana…lantas ngapain loe muter music sekeras itu…emangnya kita lagi ditempat konser”
“ya ngak apalah…lagian sekalian buat hiburan kan….bisa juga buat ngusir si jimmy yang sok keren itu”
“huh kali ini loe pasti mati ditangan ara….”
Dan benar aja dalam hitungan beberapa jam ara yang baru pulang dari jalan ama jimmy tiba-tiba membuat keributan lagi ama angga. Kalau udah seperti itu, pak Rudi harus turun tangan lagi, namun kali ini mereka hanya melihat-lihat aja mereka berantem hingga akhirnya ara ngalah dan masuk ke kamarnya tanpa berkomentar apapun sambil membanting pintu kamarnya
“huh……marah aja…siapa yang peduli”jawab angga cuek yang kemudian juga masuk dan mengunci kamarnya
“dasar mereka kaya anak kecil aja…ngak ada yang mau ngalah..ntar kalau udah pisah pasti bakalan saling kangen juga…”kata pak rudi sambil geleng-geleng kepala.
*******************************************************
“ekh mak lampir bangun loe jangan malas-malasan aja kerjanya”teriak angga menggedor pintu kamar ara
“ikh ngapain sih tuh manusia…ganggu orang tidur aja. Inikan hari minggu.mau ngapain sih”gerutunya kesel sambil menaikan selimutnya dan melanjutkan tidurnya.
“MAK LAMPIR BANGUUUUUUUUUUUUUUUN”teriak angga dengan menggunakan toa milik pak Rudi yang biasa digunakannya untuk manggil siswanya berbaris di lapagan. Tapi tetap aja ara tidak bangkit dan tidak pula ngebukainnya pintu
“araaaa…”teriaknya hendak mengendor pintu ara lagi
“apa sih berisik banget”teriak kesel begitu membuka pintu kamarnya.
“loe mau ngapain…..ngak tau apa orang lagi tidur”lanjutnya lagi kesel
“tidur….loe enak-enakan tidur..nih kerja”perintah angga kesel sambil membuang timba dan sikat kloset kea rah ara
Ternyata minggu itu jadwal mereka ngebersiin kamar mandi. Jadwal itu teratur. Dan minggu kedua dalam satu bulan menjadi minggu kerja bagi ara, angga, dini, yuni, ryan dan wawan. Mereka harus bekerja secara bersama untuk ngebersihin seluruh asrama mulai dari kamar mandi hingga mungutin dan ngebuang sampah seluruh penghuni asrama.
‘gue kerja bareng dini buat ngebersihiin kamar mandi ujung”kata ryan
‘gue bareng yuni”kata wawan
“ngak..ngak masa gue bareng makhluk keparat ini”protes ara ngak terima
“udah lah ngak usah protes..loe mau ngebersiin bak mandi sendiri”kata wawan memotong protesan ara
“hum ngak juga sih”kata ara malu
Maka ara dan angga mulai bekerja secara kompak ngebersiin satu ruang kamar mandi yang berukuran 2m x 3m dengan bak mandi yang sangat besar dan tinggi.
“ekh tuh bagian kiri…”kata ara menunjukan arah yag harus dibersiin dan angga pun menurut. Rasanya ara hanya memberi komando. Dan angga pun hanya nurut aja
“yaaaa loe kerja juga dong jangan hanya nyuruh doang”bentak angga kesel mengetahui dirinya hanya di peritah
“ayo turun..kalau ngak MATI loe”kata angga lagi menyuruh ara turun ke dalam bak’
Karena licin hampir aja ara kepleset,untungnya angga sigap menolongnya
“wah..wah ngapain kalian peluk-pelukan di dalam bak”Tanya pak rudi yang mengangetkan ara dan angga
“hum ngak kok..ngak seperti yang pak rudi pikirin…”kata ara dan angga kompak.
“oh ya…sukur deh..bapak pikir bakalan ada cinta dikamar mandi..kan judulnya ngak keren”goda pak rudi lagi
“najis…….”teriak keduanya kompak yang semakin membuat pak rudi tertawa
“udah lanjutin kerjanya”kata pak rudi lagi
Mereka pun mulai ngebersiin bak mandi dan seluruh isinya. Aksi main siram sabun ampe aksi main siram air juga mulai terjadi. Tapi bedanya, kalau biasanya mereka saling adu dengan kekerasan kini terjadinya dengan suasana yang bisa dibilang lumayan menyenangkan. Soalnya mereka ngak teriak-teriak lagi..tapi mereka malah tertawa ngakak melihat model diri mereka masing-masing.
“loe mau kemana??”tenya ara pada angga yang udah keluar dari dalam bak
“keluar lah..loe ngak bakalan mikir kalau gue mau berduaan am aloe terus dong”
“ikh siapa juga yang mau”
“lantas ngapain loe teriak”
“bantuin gue dulu”
“loe turun sendiri..naik juga sendiri dong”kata angga sambil nyelonong kabur
“hum dasar monster loeee”teriak ara kesel sambil berusaha manajtin dinding bak kamar mandi. Hum andai dia catwomen atau spiderman pasti itu semua bukan masalah..sayang dia hanya manusia biasa. Dan tak ayal diapun harus terjatuh dari bak saat hendak turun
“akhhhhhhhhhhhh”teriaknya histeris karena ternyata seluruh pakaiannya basah tersiram air yang ada ditimba yang terletak dipinggir bak.
“sialan loe nga……..brengsek banget sih loe”teriaknya lagi
Dengan perlahan dia keluar dari kamar mandi untuk ngeganti pakaiannya..ternyata koridor sedang dipel oleh yuni dan lantainya masih basah. Hampir aja di kepleset,untung angga menahannya. Ara dan angga sempat bertatapan manis, namun tiba-tiba angga melepaskan penahanan tangannya
“akhhh…sial loe”kata ara ketus karena dirinya udah terduduk di lantai.
“sekali monster tetap aja monster, ngak mungkin bakalan berubah,,…sialan banget sih tuh orang. Tuhan kenapa kau ciptakan manusia kaya dia”makinya kesel saat dia mengobati lututnya yang luka
“untuk menghiasi dunia ini dengan manusia ganteng”kata dini yang nyelonong masuk ke kamarnya
“ganteng sih ganteng…tapi kalau brengsek kaya gitu juga mending ngak usah kali….nyusahin aja tau..ekh ngapain loe kesini”
“nih……..”kata dini sambil memberikan sebuah kertas pada ara
Walau penasaran diambilnya juga kertas itu
“hah..kok bisa”kata ara kaget
“hum gitu deh..terima aja nasib loe”kata dini seakan-akan ara mendapat musibah
Ternyata itu surat cinta dari heru sahabat karib angga. Isinya udah kaya teks proklamasi yang ngebuat ara pusing dan pening. Rasanya perutnya menjadi mual ngebaca surat yang panjang itu dan bener-bener membosankan untuk dibaca
“hari gini masih pake surat…plis deh tahun berapa sih nih…hum gini nih kalau manusia yang hidup jaman penjajahan..ngak tau teknologi…….”gerutunya kesel sambil membuang surat itu ke tong sampah terdekat……
Ara tidak pernah tertarik ama heru, baginya dia hanya seorang senior yang juga sama menyebalkannya ama angga. Sebenarnya ini udah ke 20 kalinya dia ngirimin surat buat ara dan ngutarain cintanya……..dan sebanyak itu pula dia ditolak. Tapi heru pantang menyerah.dia selalu berusaha ngedeketin ara…walau orang yang dideketin udah berusaha ngindar dengan 1001 macam alasan. Tapi dasar orangnya buta hati, semakin dihindari semakin gencar juga dia ngedeketin ara.
*******************************************************
“kok loe ngak ngomong sih kalau loe se kos ama ara”protes heru pada angga saat dia bertandang di kos-kosan cowok kren itu
“loe ngak pernah nanya juga”
“ya elah Nga, loe taukan gue suka banget ama Ara”
“huh jadi loe serius suka ama dia? Hati-hati loe, dia itu kaya macan betina, hobinya ngamukin orang, udah gitu bawel, cerewet lagi. Udah kaya mak lampir deh…loe ngak ngalamin gangguan mata kan?”
“kenapa loe nanya kaya gitu”
“soalnya kok bisa sih loe suka ama cewek aneh kaya dia. Apaan sih yang loe liat dari dia, cantik ngak jelek iya…menarik juga kagak, penampilan hum level tiarap deh…ngak ada oke-okenya. Loe tau ngak tingkat biasanya itu terlalu tinggi…lagian dia kan udah punya pacar”
“Sebelum janur kuning melengkung, gue masih punya kesempatan..loe ngak tau aja pesona dia kaya apa. Sejak pertama kali ngeliat di OSPEK gue udah tau kalau dia itu cewek yang special..”
“special????mie ayam special kaliii”
“ye gue serius nih…gue tau loe ngak pernah akur ama dia…awas loh ntar loe jatuh cinta lagi”
“hum gue??jatuh Cinta??ama Ara? Huh ngak mungkin…pasti saat itu mata gue udah rabun, pikiran gue udah stress dan gue udah berakhir di RSJ”
“hum liat aja ntar”.
Sementara itu ara dan dini sedang asik-asiknya nongkrong berdua di taman dekat kos-kosan mereka. Seperti piknik aja mereka di taman itu.
“kenapa sih loe berantem mulu ama angga”Tanya dini mengawali pembicaraan
“ngak tau..dia itu cari masalah mulu ama gue,…loe taukan dia suka ngerjain gue”
“loe juga kan suka ngerjain dia”
“hum kan dia yang mulai”
“ekh hati-hati loh..ntar loe naksir lagi ama dia”
“naksir? Cueh ngak mungkin lah..loe nih kebanyakan nonton sinetron..makanya imajinasi loe tinggi banget…hal-hal kaya gitu hanya ada didunia fiksi..ngakk mungkin bakalan terjadi di dunia nyata..apalagi ampe terjadi ama gue..huh MUSTAHIL”katanya tegas sambil meminum air mineral yang dibawanya.
“lagian kan gue udah punya jimmy…jauh banget kalau mau dibandingkan ama angga apalagi heru..kaya bandingin menara Eiffel ma patung pancoran. ”
“hum terserah loe deh”kata dini sambil melap keringatnya yang juga udah mulai bercucuran karena lelah habis berkeliling naek sepeda.
“ekh din..itu motornya heru kan??”Tanya ara ngak percaya begitu melihat motor yang terparkir di parkiran asrama
“hum iya..ekh kok bisa sih”
“akh jangan-jangan dia nyariin gue lagi..ikh males banget kali”katanya kesel
“lantas loe mau ngapain sekarang”
“kabur yuk”
“kemana???”
“kita lewat jalan belakang aja gimaa??”
“terserah loe deh”
Heru dianggap sebagai alien nyasar yang selalu mengganggu hidupnya. Makanya sebisa mungkin dia berusaha untuk menghindarinya. Demi menghindari heru, dia rela harus manjat tembok belakang asramanya untuk bisa masuk ke kamarnya sendiri. Wah hidupnya benar-benar kacau. Dia seperti maling di rumah sendiri. Tapi untungnya dia ngak ketemu ama manusia itu.
*******************************************************
 “kok loe sendiri aja”Tanya dini dan popy berbarengan pada ara saat mereka menemuinya di kantin
“mana si jimmy”Tanya popy
“ngapain nanyaiin dia”
“loh bukannya dia pacar loe”kata popy santai sambil mengambil tempat disamping ara
“itu dulu”jawabnya santai sambil menyeruput es jeruknya
“maksud loe”
“ya..itu dulu..gue udah putus ama dia”
“WHAAAAAAAAAAAT PUTUS”teriak popy dan dini berbarengan yang membuat seluruh penghuni kantin memplototi mereka
“Putus???maksud loe pisah untuk selamanya??”Tanya dini ngak percaya
“hum..THE END..FINISH…”kata ara mantap
“kok bisa”Tanya dini lagi
“bisa aja kan..gue kan hanya pacaran ama dia..bukannya nikah…”
“tapi kok wajah loe ceria gitu”Tanya popy heran
“ngapain juga gue mesti khawatir…gue udah bosan mengeluarkan air mata kali..rasanya air mata gue udah kering sekarang”kata ara mencoba untuk tegar
Namun kedua sahabatnya itu tau kalau ara benar-benar sedang frustasi..soalnya dia dan jimmy udah pacaran bukan kurun waktu singkat, tapi udah 4 tahun semenjak mereka masih dibangku SMA.
“tapi loe ngak papakan”Tanya popy lagi
“emang gue mesti kenapa apanya…”kini malah ara yang balik bertanya.
“udah ya gue pulang duluan”katanya lagi sambil meninggalkan kedua temannya itu.
Popy dan dini mengikutinya
“ngapain loe ngikutin gue kaya gitu..udah kaya maling aja loe berdua”kata ara yang mengagetkan kedua sahabatnya itu, saat sedang membuntutinya seperti seorang penjahat yang mengincar korbannya.
“ngak kok”
“kalian tenang aja..gue ngak bakalan bunuh diri kok..hidup gue terlalu berharga untuk ditukar ama manusia kaya jimmy…”kata ara mantap sambil mengayuh sepeda meninggalkan ke dua sahabatnya, yang hanya mematung memandang kepergiannya.
Ara pulang keasrama dengan wajah yang kusut minta ampun seperti benang kusut yang dicelupin ke air
“kenapa loe”Tanya angga penasarn
Namun ara tidak menghiraukannya, dan memilih masuk ke kamarnya dan mengunci pintu. Begitu mengetahui ara dan jimmy yang baru aja putus angga menjadi tau penyebab ara menjadi pendiam.
“pantasan..dia kaya macan ompong hari ini”
“loe jangan gangguin dia dulu deh”kata dini lagi
“siapa juga yang gangguin dia..loe ini su’udzon deh”
“gue hanya ngingatin..kalau loe ngak mau mati sebaiknya loe diam aja hari ini”kata dini menasihati.
Tapi namanya juga angga, begitu melihat ara yang keluar dari kamarnya hendak membeli makanan dia pun mulai membuka mulutnya
“ada yang lagi patah hati…karena diputusin…pacarnya…… …kasian deh dia”angga menyanyikan lagu matta yang berjudul cemburu tapi dengan liriknya sendiri.
“angga udah deh”kata dini membisik angga untuk menghentikan lagu yang ditujukan untuk mengejek ara
Tapi namanya juga angga dia malah semakin asik menciptakan lagu dengan penggambaran kondisi ara yang lagi patah hati
“udah deh…mau ngapain lagi sih loe”kata ara pelan menghampiri angga
“apaan sih..orang lagi nyanyi juga”katanya lagi dengan kembali melanjutkan lagunya yang tidak jelas itu
“tanpa loe nyanyipun suasana hati gue udah bener-bener ngak enak..jadi berhenti aja deh”katanya lagi dengan suara yang pelan dan menyedihkan sambil meninggalkan angga
Angga juga kasian melihat ara yang demikian, biasanya kalau udah diganggu seperti itu dia udah mulai kaya macan kelaparan, tapi kali itu dia hanya diam aja
“hei..”teriak angga
Ara hanya menoleh dan memplototinya. Melihat tatapan itu angga menjadi diam juga…sebenarnya angga kasian juga ama ara yang diperlakukan begitu.
“ekh…loe kenapa sih..dari tadi diam aja..kaya orang yang udah mau mati….”
“diam aja deh loe…”
“loe kan hanya diputusin..bukannya diceraiin…lagian jimmy bukan cowok yang bagus kok untuk loe tangisin…masih banyak cowok yang mau ama loe…jadi loe ngak usah diam-diam kaya gini ..kalau loe kaya gini..loe ngebuat gue cemes tau”
“loe cemes, kenapa harus loe cemesin gue??”Tanya ara penasaran
“yaiyalah..secara ngak ada lagi teman gue berantem”kata angga terbata-bata sambil menebar senyum jahilnya.
“cih..udah gue duga…bukannya loe bilang ngak ada yang suka ama gue..”
“huh..itu..itu gue hanya becanda kok..udah deh ngak usah sedi lagi…kan ada heru”
“mending gue jomblo seumur hidup kali”kata ara kesel sambil meninggalkan angga
Siang itu, suasana asrama sedang sepi, soalnya sebagian penghuninya sedang masuk kampus, tinggal ara, angga, dan yuni. Pak rudi yang udah berkeluarga dan memiliki seorang anak bernama zidan yang baru berumur 1 tahun…harus nitipin anaknya ke anak-anak asrama, soalnya dia dan istrinya sedang ada keperluan mendadak yang memaksa mereka harus menitipkan zidan.  Pak rudi terpaksa menitipkan zidan ama angga, soalnya dia tau betul ara sekarang lagi kaya apa kondisinya. Dia udah kaya orang yang ditinggal mati sang suami…makanya angga juga kesel ama ara yang hobinya belakangan ini hanya diam aja…dan melamun mikirin si jimmy sialan itu.
“ya pak rudi..ama yuni aja deh titipnya”
‘ekh yuni lagi ngerjain tugas”
“aku juga lagi sibuk”
“sibuk apa? Sibuk ngawatirin ara”
“enak aja..siapa juga yang ngawatirin dia…aku lagi banyak tugas nih”
“bapak ngak liat kamu ngerjain tugas, dari tadi bapak perhatiin kamu hanya plototin kamar ara..udah mending jagain zidan aja”kata pak rudi yang tanpa nunggu persetujuan dari angga lagi langsung aja meletakan anak lelaki itu digendongan angga.
Mau tidak mau dia harus juga menjaganya. Berbagai lagu anak-anak mulai dinyanyikannya. Bukannya diam apalagi tertidur, ekh anak itu malah tambah nangis. Dia bingung ngak tau mau ngapain
“pak rudi aneh-aneh aja deh…cowok kaya gue disuruh jaga bayi..yang bener aja dong..gimana lagi cara dieminnya”gerutunya kesel.
“tok..tok..tok”suara ketukan dipintu kamar ara
“ada apa”Tanya ara ketus begitu melihat orang yang baru aja ngetk pintunya angga
“hum..hum”
“cepetan deh”bentak ara kesel
“zidan nangis gue ngak tau cara dieminnya”katanya lagi
“loe nyanyiin aja”
“dia tetap aja nangis”
Mau tidak mau ara juga harus turun tangan ngejaga anak penjaga asramanya itu.
“popoknya basah”kata ara sambil mengganti popok zidan.
Dia sangat telaten melakukan perawatan pada anak itu. Angga memperhatikan ara melakukan semua kegiatan itu. Ara kemudian membaringkan zidan di tempat tidur angga sambil menyanyikan sebuah lagu
“zidan bobo..o zidan bobo kalau tidak bobo digigit nyamuk”sebait lagu yang dinyanyikan ara membuat zidan tertidur, dan tanpa tersadar diapun ikut tertidur disitu. Angga tidak juga berniat membangunkannya, malah dibiarkannya ara tertidur.
manis juga ya nih mak lampir kalau lagi tidur…bego banget si jimmy mutusin dia…..ngapain sih loe mesti mikirin manusia kaya jimmy..kan udah gue bilang ada orang yang suka ama loe”pikir angga sambil memberikan selimut ama ara
“ngapain loe merhatiin ara”kata ryan yang tiba-tiba nongol dan mengangetkan angga
“siapa juga yang merhatiin dia, gue hanya ngasih dia selimut kok..takut digigit nyamuk”
“bukannya itu tanda perhatian”
“siapa juga yang perhatian,kan udah gue bilang…jangan sampe meraka digigit nyamuk”
“hum penolakan adalah sebuah pengakuan positif”
“apaan sih loe…ngaco banget deh ngomongnya..lagian ngapain loe disini”
“ekh lupa gue…ada yang mau gue omongin…”
“tentang apa”
“jimmy…”
“ngapain loe ngomongin jimmy…”
“loe tau ngak ternyata..dia putus ama ara gara-gara di selingkuh ama Reni..teman seruangan ara sendiri”
“WHAAT brengsek banget si jimmy..ekh pelanin dikit suara loe..jangan sampe di denger ara..kasian juga dia kalau tau..cowoknya selingkuh ama temannya sendiri…sialan banget si jimmy…loe tau dari mana”
“semua anak ngebicaraiin itu kali..kampus lagi heboh..loe tau ternyata si Reni udah ngandung anaknya si jimmy ”
“hah serius loe…gila juga tuh anak…”
“tapi untungnya ara tau semua itu, jadi dia mutusin jimmy”
“owh..bukannya jimmy yang mutusin dia”
“ngaco loe…mana mungkinlah jimmy mau mutusin dia, yang ada jimmy mohon-mohon buat balikan ama ara, dia bilang semua itu omong kosong..tapi loe tau dong ara kaya gimana…dia mutusin jimmy depan semua anak”
“hebat juga dia..kalau gitu ngapain seharian dia ngurung diri gitu. Gue pikir dia frustasi dan depresi ampe mau gantung diri…”
“ngarang loe emang ara orang kaya gitu apa….”
syukur deh..jadi loe aman ngak dekat lagi ama manusia kaya jimmy…untung loe nyadar duluan
*******************************************************
Suasana asrama sore itu benar-benar aneh, bukan karena ara dan angga yang mogok berantem, tapi tiba-tiba angga melakukan sesuatu yang diluar dugaan diluar kuasa manusia normal, bahkan ngak pernah terjadi sebelumnya
“nih”kata angga menawari tes manis pada ara saat dia duduk di depan pintu kamarnya
mau ngapain sih nih manusia…ngapain juga bawa-bawa minuman”pikirnya sambil memelototi angga
“nih buat loe”
“angga..loe ngak sakit kan,”
“ngak kok”
“lantas ngapain loe ngasih gue ini…wah jangan-jangan loe mau ngerjain gue ya…loe naruh garam ya di dalamnya”tanyanya penuh selidik
‘ekh sembarang aja loe ngomong…’kata angga kesel sambil meneguk minuman itu hingga habis tak bersisah
“ngak pake garam..enak gini juga”kata angga ketus
“hei angga..loe ngak usah sok baik deh ama gue..kalau loe seperti ini..malah membuat gue makin takut aja tau..mending loe normal kaya biasanya aja deh..ngak usah sok baik gitu ama gue”kata ara pelan dengan nada khawatir.
“loe nih ngak ada sukurnya banget sih..gue udah berniat baik juga…sekarang gue ngak mau peduli lagi ama loe”kata angga ketus
“ya udah..ngak usah peduli..lagian siapa juga yang nyuruh loe peduliin gue..loe nya aja kali yang sok nyibukin diri loe sendiri..gue ngak butuh perhatian loe tau”kata ara ketus sambil masuk ke kamarnya
“hum tadi gue pikir udah ada malaikat pembawa kedamaian masuk asrama…sekarang balik lagi deh..kapan sih mereka bisa akur”timpal dini
“saat dunia kiamat kali”kata ryan menambahkan.
*******************************************************
“Angga….kabar ara dan jimmy putus itu bener apa boongan sih”Tanya heru penasaran saat mereka nongkrong ditaman
“hum..kenapa emang??benar mereka udah putus”
“syukur deh”
“apanya yang syukur,gara-gara masalah itu ara jadi aneh tau”
“dia sakit…”
“ngak sih..cuman dia jadi pendiam gitu lain dari biasanya”kata angga menjelaskan dengan cermat seakan-akan udah mengetahui karakter ara
“loe perhatian banget ya ama dia”
“siapa yang perhatian..wah..wah bahaya nih loe ngalamin gangguan jiwa kali kalau mikir gue perhatian ama mak lampir itu”
“secara loe keliatannya kawatir banget kalau ara kenapa-napa”
“huh ngaco loe..lagian apaan yang loe syukurin dari putusnya mereka”
“gue jadi bisa deketin dia dong…”
“hah..itu yang loe pikirin..lagian apa sih yang loe suka dari dia”
“pokoknya segalanya tentang dia..tapi ngomong-ngomong boleh ngak gue deketin ara”
“ngapain juga loe pake acara izin segala ama gue..ya pasti boleh lah”
“takut aja..jangan sampe..loe marah lagi”
“sialan loe…deketin aja kali kalau loe mau..gue ngak punya perasaan apa-apa ama tuh mak lampir”kata angga dengan raut wajah yang dimanis-maniskan
“oke deh..gue pasti bakalan ngedeketin dia.”kata heru mantap
Semenjak mendapat restu dari sahabatnya itu heru menjadi semakin gigih mendekati ara, tidak ada hari tanpa dia mendekati ara. Rasanya ara pengen ngebuang manusia itu jauh ke planet Pluto yang tak berpenghuni atau ke matahari sekalian biar hangus total.
“ikh ngapain sih loe kemari”Tanya ara kesel begitu heru menemuinya di taman saat dia ngumpul ama popy dan dini
“iya nih merusak pemandangan aja”kata popy
“enak aja..emangnya gue pembawa virus”timpal heru ketus
“bukan..tapi loe kaya sampah ibu kota”kata dini dan popy sambil tertawa
“lagian gue mau ketemu ama permaisuri ara”lanjutnya lagi
“WHAT PeRMAISURI”Tanya ara, dini dan popy kompak yang disusul suara tawa mereka
“apanya yang aneh”Tanya heru heran
“sejak kapan gue mau jadi pasangan loe ngaco aja deh loe”kata ara ketus sambil meninggalkan heru ditaman sambil memukulkan bunga pemberian heru ke wajah heru sendiri.
Dini dan popy lalu meninggalkannya juga.
“kan gue udah bilang..dia itu aneh”kata angga menghampiri heru
“gue pasti bakalan mendapatkannya..”kata heru mantap
“loe yakin”
“yaps…gue pasti bakalan naklukin ara…dengan berbagai cara”
“terserah loe deh..lagian ara aja yang bego kalau nolakin loe…jadi mending loe usaha lagi..oke bro“kata angga menyemangati temannya itu.
*******************************************************
“kenapa wajah loe kaya benang kusut gitu”Tanya dini penasaran begitu menengok ke dalam kamar ara
“nih…si heru ngajakin gue ketemuan……ngak nyadar apa udah ditolak ribuan kali…buta hati banget sih jadi manusia”gerutu ara kesel sambil membuang hpnya ke tempat tidurnya
“kenapa loe ngak mau aja……itung-itung ngisi kekosongan”
“mending juga jomblo kali ketimbang ama heru”
“kenapa???dia baik kok….kenapa sih loe ngak mau aja ama dia…dia cowok yang baik..lumayan ganteng lagi”
“tapi gue ngak suka..loe taukan perasaan ngak bisa dipaksaiin”
“tapi jika dibandingin ama jimmy kayanya..dia lebih baik deh”
“kok loe belain dia sih”
“ngak juga..tapi dia lebih baikan dari jimmy…jimmy itu brengsek banget”
“ekh ngapain sih loe ngejelek-jelekin jimmy…lagian dia itu ngak sebrengsek yang kalian bayangin kok”
“masa sih..cowok yang udah buntingin anak orang…apa bisa disebut cowok baik-baik…”kata dini ketus
“ekh ngak usah nyolot gitu dong…lagian dia ngak bisa dibandingin ama heru”kata ara ngak kalah ketusnya
“oke gue akuin dari segi wajah dia emang unggul..tapi kelakuan….gue pertanyaiin…minus banget..kalau ada dibawah minus..mungkin nilai itu untuk dia”
“ekh kalau loe cuman mau protes soal jimmy mending loe keluar aja deh”
“oke..tapi ingat loe bakalan nyesel kalau loe masih selalu mikirin jimmy…ingat kata-kata gue.loe terlalu egois jadi cewek..makanya ngak heran semua orang pada hianatin loe..apalagi si jimmy”kata dini ketus sambil meninggalkan kamar ara
“hah kenapa si dini marah-marah kaya gitu”kata ryan kaget karena bisa dibilang mereka berdua bak saudara kembar yang tak terpisahkan
“ngak tau…tumben berantem”timpal angga yang asik makan kripik pisang.
“ternyata teman berantem loe sekarang bukan hanya gue ya maklampir”timpal angga begitu ara menengokkan kepalanya di pintu melirik kepergian dini.
“diam aja deh loe..berisik tau..suara loe kaya nyamuk bising”bentak ara ketus sambil membanting pintu kamarnya.

Pagi ini ara berngkat ke kampus seorang diri…soalnya dia lagi berantem ama dini.
“tumben sendiri…mana dini”Tanya popy saat ara memarkirkan sepedanya di parkiran
“ngak tau”jawab ara santai
“kok bisa”
“emang gue mak nye..gue ngak tau dia lagi dimana..puas”jawab ara ketus
“kok loe gitu sih..loe lagi berantem ya ama dini…ingat lo ara..dia itu sahabat baik loe..udah kaya saudara lagi…masa sih loe berantem ama dia…”
“dia juga sih nyolot..pake acara ngata-ngatain jimmy lagi”
“kalau dia kaya gitu bukan berarti dia berniat jahat, dia malah pengen ngebuka mata loe, kalau jimmy itu ngak baik buat loe…dia cuman pengen loe nyadar…jimmy bukan pilihan yang tepat untuk loe selalu belain dan harapin..pasti dia berharap loe bisa ngelupain jimmy dan mau nyari cowok lain yang lebih baik..”
“iya…gue ngerti…tapi ngak usah juga pake acara dukung ama si heru”
“heru????”
“hum…dia jodohin gue ama heru..padahalkan dia tau gue benci banget ama dia”
“kok dia malah jodohin loe ama dia…bukannya dia…”kata popy menggantung
“dia kenapa??”Tanya ara penasaran
“bukannya dia suka ama heru ya…”
“hah..masa sih..kok gue ngak tau”
“dia ngak pernah cerita ya am aloe..”
“ngak….tapi ntar gue selesaiin masalah ini..makasih ya”
“oke..jangan lupa loe minta maaf ama dia”
“siap bos”kata ara sambil menuju ke ruangan.
*******************************************************
Ara berniat menemui dini, dan meminta maaf atas persoalan yang terjadi antara mereka. Dia masuk ke kamar dini, namun dia ngak ada.
“waw..inikan novel harry potter terbaru”kata ara sambil mengambil novel yang tergeletak di meja belajar dini
“apaan nih”kata ara heran begitu melihat selembar foto di dalam buku itu
hah..jadi semua itu benar”pikir ara dalam hari
“ngapain loe disitu”Tanya dini mengagetkan ara
“hah din..ngak kok..gue mau minta maaf…gue tau gue salah kok..loe mau maafin gue ngak”
“ya iyalah..gue juga salah kok..ngak semestinya gue jelek-jelekin jimmy ”
“ngak kok din..loe bener…jimmy bukan cowok yang baik..gue aja yang bego…maafin gue ya”
“oke”kata dini sambil memeluk sahabat karibnya itu.
“kok loe dandan cantik-cantik sih”Tanya dini penasaran
“gue mau jalan ama heru..”
“oh ya…hum akhirnya ada juga yang mulai ngebuka hati nih”goda dini
“hum ngak juga sih…gue mau nemuin dia…asal loe juga nemenin gue”
“loe kok..masa gue harus nemenin loe sih…ntar gue bakalan jadi obat nyamuk lagi”
“kata siapa…tenang aja…loe ngak bakalan jadi obat nyamuk kok..kalau loe ngak ikut..gue batalin aja deh”kata ara berniat meng sms heru
“ekh iya..iya gue ikut..tapi gue gentian dulu”
“oke”
Mereka berdua akhirnya berangkat menemui heru yang menunggu direstoran tempat yang dijanjiin ara
“hai girls”sapa heru
“hai..udah lama loe datangnya”Tanya ara
“baru aja kok..ayo duduk”kata heru mempersilahkan kedua gadis itu duduk.
Mereka mulai memesan berbagai makanan……
“halo…”kata ara mengangkat telopon masuk
“oh ya…oke gue pulang sekarang”kata ara lagi
“ekh gue balik dulu ya…ada masalah nih”
“masalah apa???”Tanya dini penasaran
“pokoknya gawat banget,,….”
“gue ikut ya”
“ngak usah..loe disini aja temenin heru..kasian kan dia udah jauh-jauh datang”
“tapi…”
“udah lah..ngak papakan heru”
“ngak kok..nyantai aja lagi”kata heru
Dengan sigap diapun segera berlalu meninggalkan kedua orang itu.  
ayo din…semangat…kenapa sih loe ngak ngomong kalau loe suka ama heru…ngapain juga ditutupin…sekarang loe harus berani ngutarain hati loe”kata ara dalam hati. Sebenarnya dia udah mengatur semua itu. Bahkan dia sama sekali tidak mendapat telpon dari siapapun. Karena hp nyabtidak bernada…maka dengan mudahnya dia berakting seperti mndapat telpon dari seseorang untuk meninggalkan mereka berdua. Karena melihat foto heru di novel hary potter milik dini, ara jadi tau kalau sebenarnya cowok yang selama ini dikagumin sahabatnya itu merupakan cowok yang paling dijengkelinnya. Makanya dia berusaha untuk ngedeketin mereka berdua
“mak lampir dari mana loe”Tanya angga begitu ara melintas dikoridor asrama
“apa peduli loe”
‘ngak sih nanya aja…loe dari ratapin si jimmy lagi ya..kasian banget sih loe…cowok kaya jimmy loe tangisin mulu…emang loe udah ngak laku ya..ampe nyariin jimmy mulu”
“yang bilang gue nyariin jimmy siapa…sok tau loe”
“lantas loe darimana dong”
“ikh banyak nanya deh loe.lagian apa peduli loe sih”kata ara kesel sambil menuju kamarnya
“lagian gue udah ngak peduli ama jimmy..mau ke laut atau ke neraka sekalian ngak peduli”kata ara lagi
gue ngak salah denger nih..dia ngak peduliin jimmy lagi…”pikir angga sambil senyum-senyum
“ngapain loe senyum-senyum sendiri”kata ryan mengangetkan angga
“ngak kok…mau tau aja deh loe”kata angga senang sambil meninggalkan ryan yang masih terbengong-bengong. 
*******************************************************
“wah kebetulan banget nih kalian berdua ada disini”kata pak rudi begitu melihat ara dan angga yang sedang duduk di depan pintu kamar masing-masing sambil mendengarkan music
“ada apaan pak”Tanya angga dan ara berbarengan
“gini..bapak ama ibu kan lagi ada keprluan mendesak dan ini ngak bisa ditinggalin ataupun diwakilin….”kata pak rudi menjelaskan
“udah deh pak ngak usah muter-muetr bkin pusing aja. To the point aja deh”protes angga
“bapak mau nitipin zidan lagi”kata pak rudi sambil senyum-senyum
“whaaat..ngak akh”teriak keduanya kompak
“plis deh…sekali ini aja”pinta pak rudi
“angga aja pak”kata ara
“enak aja…ngak-ngak..ara aja deh..diakan cewek..masa cowok jaga anak..yang bener aja dong”poton angga
“gini aja..gimana kalau kalian berdua aja yang jaga..kan saling melengkapi noh”terang pak rudi sambil memberikan zidan di gendongan angga dan tanpa babibu lagi segera meninggalkan mereka berdua
Ara segera masuk ke kamarnya. Semnetara itu angga mau protes tapi udah telat
“mak lampir keluar loe”teriak angga yang membuat zidan menangis
“ogah..kan yang ditugasin loe”
“loe budeg ya…pak rudikan bilangnya berdua”
“loe aja yang jaga… gue sibuk”
“ngarang banget sih loe…loe kan manusia yang paling ngak punya pekerjaan didunia ni..ngak usah sok sibuk deh…”terang angga lagi. Suaranya yang seperti sedang ngadapinpertempuran membuat zidan semakin menangis
“diamin anak loe gih”teriak ara lagi
“enak aja..gue ngak tau gimana caranya. Loe kan yang kemarin diamin zidan”
“oke gue bantuin..tapi loe msti memohon ama gue”
yes asik…akhirnya gue bisa juga ngerjain nih manusia
“oke…ara yang cantik..baik….penyanyang..maukan loe bantuin gue jagain zidan”kata angga dengan suara yang di lembut-lembutkan
“apa gue ngak denger”teriak ara dari balik pintu kamarnya sambil cengar-cengir
“ara yang cantik..baik….penyanyang..maukan loe bantuin gue jagain zidan”kata angga lagi mengulang perkataannya
“apa sih loe ngomong gue ngak denger”teriak ara lagi sambil tertawa kecil
“hei walau gue ulang ratusan kalipun loe pasti ngak mau jagain zidan kan.pokoknya sekarang loe buka pintu loe dan bantu gue jagain zidan”teriak angga
Dengan perlahan ara pun mulai membuka pintu kamarnya. Dan mau tak mau dia harus menjaga zidan. Mereka berdua mulai menjaga zidan. Tapi lebih tepatnya hanya ara yang menjaga sebab angga sibuk dengan tugasnya membuat sketsa gambar.
“akhhhhh”teriak angga histeris begitu gambar yang dibuat dengan susah payah hingga tidak tidur 3 hari 3 malam basah karena terkena kencing zidan.
“loe kenapa angga”Tanya ara bingung
“liat nih..kok loe ngak jaga zidan sih”
“sory…gue ngak perhatiin zidan..maslahnya gue lagi sibuk sms-an ama dini..maafin zidan ya…”kata ara sambil tersenyum kecil.
Akhirnya dia turun tangan juga membantu mengeringkan gambar yang udah dibuat manusia itu
kasian juga nih anak…zidan kok kamu tega banget sih basahin tugas si angga..tapi gak apa-apa
“kapan sih loe mesti ngumpulin tuh gambar”
“besok”teriaknya stress sambil menggaruk kepalanya yang ngak gatal.
“hah………kok loe ngak jaga baik-baik sih”
“loh kan gue bilang loe jagain zidan….bukannya jagain malah sms-an..ikh loe nih,..huh”kata angga geram.
Sebenarnya dia ingin marah. Tapi marahin zidan kan ngak mungkin..yang ada malah dongkol sendiri…..tapi mendengar teriakan angga zidan jadi menangis
“loe sih pake acara teriak…kan zidan jadi nangis..”gerutu ara
“loe diamin nih”lanjut ara lagi
“kok gue…mana gue tau caranya”
‘”kan loe yang buat dia nangis jadi loe dong yang diamin dia”
“ikh…….zidan sayang..kak angga becanda kok…zidan diam ya”kata angga sambil menunjukan berbagai ekspresi wajah lucu
“hahahahaha”tawa ara meledak juga begitu melihat ekspresi angga
“wajah loe udah jelek..ngak usah dijelek-jelekin…loe kaya gitu bukannya zidan senang malah takut tau”lanjut ara lagi sambil memegang perutnya yang sakit karena tertawa
“sialan loe”gerutu angga sambil melanjutkan aktivitasnya untuk membuat zidan diam.
“ekh kita jalan-jalan aja yuk”tawar ara
“malas..mood gue sedang jelek”
“maka dari itu..loe harus refresing…mau ya..mau ya…”rengek ara manja pada angga (tumben banget ada adengan manja-manjaan)
“ngak akh”
“ayolah…pliiis”kata ara lagi sambil mengedip-ngedipkan matanya, yang membuatnya bukan tampak imut malah seperti orang cacingan.
Mau tidak mau angga menyetujui juga permintaan ara. Mereka pergi ke taman bertiga bareng zidan. Seluruh mata pengunjung taman itu memperhatikan mereka sambil berbisik-bisik.
“wah anaknya lucu banget”kata seorang ibu yang menghampiri mereka
“huh…maaf ini..bukan…”kata ara
“makasih ibu…lucu ya…aduh zidan kamu dibilang lucu ama tante itu”kata angga memotong pembicaraan ara dan memain-mainkan tangan zidan
“kalian masih muda tapi udah nikah….kayanya bahagia sekali”kata ibu itu lagi
“tapi..tapi”penjelasan ara kembali terpotong
“hum makasih bu..ibu juga memperhatikannya ya…memang banyak yang bilang kami ini pasangan paling romantic…apa lagi ada anak”terang angga lagi sambil merangkul ara dengan paksa. Ara mencoba melepaskan rangkulan angga yang penuh pemaksaan itu.
“heh..kenapa loe ngarang cerita”kata ara kesel sambil menginjak kaki cowok kren itu setelah ibu tadi pergi
“ya mak lampir….lagian kan mereka ngak tau juga”
“ekh stress….mana mau gue jadi pasangan am aloe..ikh najis banget”
“gue juga ngak mau”
“lantas kenapa ngomong kaya tadi”
“hum..hum..hum hanya iseng aja”jawab angga santai
“huh dasar saraf”gerutu ara sambil tersenyum.
Akhirnya mereka bertiga bermain sambil berfot-foto ria.
*******************************************************
“wah..wah ternyata hanya zidan ya yang mampu nyatuin kalian”timpal pak rudi begitu mereka pulang ke asrama sambl tertawa-tawa
“huh nih pak…gara-gara zidan kami dikira pasangan suami istri”timpal ara kesel
“hahahahaha nikmatin aja”kata pak rudi sambil mengambil zidan dari gendongan ara.

“dari mana kalian”Tanya dini saat masuk ke kamar ara
“taman”jawab ara santai
“ooo”
“kenapa loe senyum-senyum”
“ra…gue punya kabar bahagia, tapi loe jangan marah ya”
“kabar bahagia?apaan? lagian masa kabar bahagia gue harus marah”
“gue udah jadian ama heru…..tapi loe”
“ekh beneran…yaampun selamat ya…gue turut senang dengernya…gue ngak bakalan marah kok..gue malah seneng loe ama dia….loe nih kalau suka ama dia…ngak usah pake acara jodoh-jodohin orang dong…”
“loe tau”
“hum…jadi rencana gue berhasil dong”
“rencana…rencana apaan”
“secreeeeeeeeeeeet”teriak ara senang.
*******************************************************
“seneng amat…menang loter loe”Tanya angga heran begitu melihat heru yang dari jarak jauh udah tebar senyum pada semua penghuni kampus
“masa sih…emang salah kalau gue senyum”jawab heru santai sambil mengambil tempat duduk disamping angga
“ngak juga sih…tapi kalau keseringan entar dikira gila tau”
“gue lagi snang sekarang….”
“loe manang lotre?nemu harta karun?menang undian?”
“”lebih dari itu. Gue dapat jakepot”
“apaaan”
“gue udah jadian…ama dia”
hah…dia jadian juga ama ara?????
“serius loe..gue turut senang deh”kata angga dengan ekspresi yang sedikit dipaksakan untuk senang
“kok loe ngak senang gitu”
“siapa yang bilang?gue senang kok.artinya usaha gue selama ini untuk ngeberiin loe semangat ngak sia-sia dong”jawab angga mencoba tersenyum.
“yoa bro..ini semua berkat loe”
“sukur deh..ekh gue ke ruangan dulu ya”jawab angga sambil meninggalkan heru yang masih juga tersenyum di tama. Andaikan ada malaikan pencabut nyawa saat itu, mungkin heru bakalan tetap tersenyum, saking senangnya udah dapat pacar
mereka jadian juga…kok perasaan gue gini sih…kayanya ada yang ngak beres nih ama otak gue…masa sih gue sakit hati…hum ngak mungkinlah….duh kenapa sih…gue kaya gini..masa gue ngak senang dengar heru jadian??kalau ama orang lain pasti lain cerita…kenapa ama ara……………akh tidak..gue ngak mungkin cemburu ama maklampir itu..wah..wah kayanya gue mesti ke psikiater nih…kayanya gue emang lagi ngalamin gangguan jiwa deh sekarang”pikir angga sambil menuju ke ruangannya.
Rasanya belakangan ini semua orang dilihatnya menyerupai ara.
“wah kok gue gini sih”katanya begitu melihat gambar dibukunya berubah menjadi wajah ara.
“sekarang gue mimpi atau emang kenyataan nih”kata angga bingung begitu melihat sosok ara yang muncul di depannya
“aw…”teriak ara begitu angga memukul lengannya
“loe gila..ngapain mukulin gue”gerutu ara kesel
huh sukur lah..ternyata bukan khayalan…kok perasaan gue jadi degdegan gini..ekh stop diakan pacar heru..engga ingat heru itu sahabat karib loe”kata angga dalam hati sambil menunjukan ekspresi kecewa
“ekh stress ngapain loe bengong aja”Tanya ara lagi mengagetkan angga
“ngak..ngapain loe disini”Tanya angga lagi
“stress loe..siapa juga yang mau nemuin loe”
“lantas ngapain loe ke ruangan gue”
“yeee..gue kan mau nemuin heru”
“owww”jawab angga santai
huh….ternyata dia mau nemuin heru”pikir angga dalam hat begitu melihat heru dan ara yang ngobrol dengan senangnya. Dia juga memperhatikan wajah ara yang terlihat bahagia.
*******************************************************
“bareng yuk”tawar angga pada heru
“ngak lah..gue mau jemputin yayang gue tersayang”
“hum….sk romantic loe”
“sirik aja loe am ague..makanya cari pacar dong”
“emang ara mau loe jemputin….loe taukan dia hobinya bareng ama teman-temannya”
“yang bilang mau jemputin ara siapa”
“loh…pacar loe bukannya ara”
“ya bukanlah…pacar gue itu dini”
“jadi cewek yang loe maksud temp hari itu dini…bukannya ara??”
“ya bukanlah….oke deh gue duluan ya”
owh ternyata bukan ara???ekh kenapa gue jadi senang gini…pasti ara sedih kalau tau heru jadian ama dini. Kasian juga tuh maklampir…cowok yang ngebet ngedeketin dia malah jadian ama sahabatnya sendiri..huh….
“gue pulangnya ngak bareng loe..ngak papakan”kata dini saat mereka diparkiran mengambil sepeda
“ngak kok..loe nikmatin aja segalanya..gak usah khawatirin gue”kata ara begitu melihat heru yang datang dengan motornya siap jemputin dini
“byeee”kaa dini sambil membonceng dimotor heru dan melaju meninggalkan ara.
“hum semenjak punya heru, gue jadi sendiran…akh gue kok ngak ada yang suka sih…popy punya mas reno, dini sekarang punya heru..andai gue masih ama jimmy mungkin sekarang gue ngak bakalan sendiri kaya gini…akh ngapan sih mikirin jimmy…cowok kaya dia ngak berharga buat dapatin cewek secantik gue”kata ara bangga sambil mengeluarkan sepedanya dari parkiran
“astaghfirulahaladzim…angga sialan banget sih loe…ngagetin gue aja”teriak  ara kaget begitu angga muncul tiba-tiba disampingnya seperti penghuni pohon itu.
“enak aja..emangnya loe nemu setan apa…ekh mana dini”
‘’udah balik duluan’
“tumben ninggalin loe”
“dia ama pacarnya”
“hahahahaha”
“kenapa loe tertawa”
“ngak???cuman kasian aja ama seseorang….pasti sekarang orang itu lagi sendiri”
“gue maksud loe…hum tenang aja kali..gue malah senang lihat mereka jadian…”
“yakin loe ngak cemburu”
“kenapa cemburu”
“kayanya hanya loe deh yang jomblo…hari gini jomblo plis deh”
“huh kaya loe punya pacar aja”timpal ara kesel
“hum walau ngak punya pacar bukan berarti ngak ada yang suka am ague..gue udah ribuan kali nolakin cewek..nah loe..boro-boro nolakin..yang deketin aja ngak ada…”kata angga sambil tertawa
“loe ….”kata ara sedih ngak ngelanjutin kata-katanya
“mungkin loe bener ngak ada yang suka ama gue”kata ara sedih
“ekh………gue ngak serius kok ngomong kaya gitu….loe taukan gue hoby becanda….ada kok cowok yang suka ama loe”
“huh..loe hanya ngibur gue doing…kalau ada pasti orangnya stress gitu…kan loe selalu ngomong hanya orang stress yang mau deketin gue”
“serius ada kok yang suka ama loe”
“siapa???loe???”kata ara mengagetkan angga
“huh..ya bukanlah..mana mau gue am aloe..”kata angga terbata-bata karena tebakannya itu tepat mengenai sasaran.
“huh..gue tau kok…gue duluan ya”kata ara lagi sambil mengayuh sepeda.
*******************************************************
“loe mau kemana??”Tanya angga heran begitu melihat ryan yang udah dandan rapi
“malming lah..emangnya loe diam mulu dikamar”
“owh malam minggu ya sekarang”
“huh gini nih kalau jomblo...ketauan banget ngak tau malam minggu…..makanya cari pavar dong loe”
“sialan loe..dah deh berangkat sana”perintah angga kesel
Ternyata semua orang diasrama saat itu sedang pada bermalam minggu ria, tinggal angga, ara dan pak rudi sekeluarga.
“hum ketahuan banget yang jomblo…malam minggu hanya diam diasrama”kata pak rudi lagi sambil menggendong zidan begitu melihat ara dan angga yang nongkrong depan kamar masing-masing
“ketahuan banget yang udah tua…malam minggu jaga anak”timpal angga jengkel
“mending juga orang tua…setidaknya bapak punya pasangan  ketimbang kalian..JOMBLO…kenapa kalian ngak jadian aja berdua”
“ikh ogah banget”kata ara kemudian
“gue juga ngak mau ama loe”
“owh…bagus lah…”kata ara lagi sambil mengambil zidan dari gendongan pak rudi kemudian membawanya menuju kamarnya untuk dimain-mainkan.
“kalau suka ngomog aja ngak usah dipendam-pendam..entar kanker hati tau rasa kamu”kata pak rudi lagi menasihati angga
“apaan sih maksud bapak”
“kamu ngak usah boong..kamu suka kan ama ara???”
“kok bapak ngomong gitu”
“kamu bisa boongin semua orang..tapi emang kamu bisa boongin kata hati kamu”
“tapi pak”
“udah lah..ketimbang kamu sakit hati melihat dia ama orang lain.kamu mau dia jadian lagi ama orang kaya jimmy”
“ya gak lah pak..tapi aku takut”
“angga laki-laki itu pantang takut. Loe harus berani ambil resiko….oke”
“ntar deh pak aku coba….”
*******************************************************
Tahun baru tinggal menghitung jam. Pak rudi dan seluruh anak asrama udah nyiapin acara special untuk nyambutin pergantian tahun kali ini.
“loe udah siap ngutaraain semuanya ama dia”Tanya ryan
“hum…gue ngak mau boongin kata hati gue lagi”
“gitu dong….baru namanya cowok..loe harus berani..walau gue tau loe pasti bakalan ditolak”kata ryan sambil tertawa
“sialan loe”
“tenang aja…ara pasti nerima loe kok”timpal heru yang juga turut ngadirin acara tahun baru mereka.
“hum…..maybe”kata angga ragu.
Detik-detik pergantian tahun pun dimulai. Tiba-tiba lampu asrama menjadi padam.
“kok padam sih”Tanya ara sedikit kecewa
“ngak bakalan lama kok”kata dini
“kok loe tau..emang loe pegawai PLN apa”
“liat aja ntar”
Tiba-tiba lampu mulai menyala. Belum sempat ara membuka mulut….tiba-tiba angga udah berdiri dihadapannya sambil memegang setangkai bunga mawar dan membungkuk bak seorang pangeran yang sedang melamar sang putri
“”mau ngapain loe”Tanya ara penasaran
“ra..gue mau ngomong sesuatu”
“bukannya dari tadi loe ngomong”
“loe dengerin dulu kenapa sih”kata angga ketus karena ara selalu menanggapi semuanya dengan becanda
“ehm..ehm..ra..gue sebenanrnya udah lama suka am aloe….ejak pertama kali ngeliat loe…gue udah suka am aloe… dan mala mini disaksikan semua anak asrama..gue mau ngutarain semua perasaan gue…kalau sebenarnya gue suka am aloe….loe mau ngak jadi pacar gue”Tanya angga penuh harap-harap cemas
“gimana ya nga….gue bingung..loe taukan….gue baru putus dari jimmy ”
“tau..tapi gue bakalan yakinin loe…kalau gue ngak bakalan seperti jimmy ”
“hum..tapi gue mau nanya satU hal ama loe”
“apa”Tanya angga penasaran sambil berdiri karena kakinya udah kesemutan
“apa bukti kalau loe suka ama gue”
“hum…hum….apa ya”jawab angga bingung
Semua orang yang ada disitu juga jadi semakin bingung
“huh udah gue duga”kata ara sinis
“hum gini ra…bukti cinta gue am aloe…..kalau loe mati gue bakalan nangisin loe selama tujuh hari tujuh malam”kata angga sambil tertawa
“ikh sialan loe..jadi cinta loe am ague sebatas gitu doing…..makan tuh bunga”kata ara kesel sambil melempar bunga kearah angga.
Semua tertawa melihat hal itu
“pengen jadian aja ribet”kata ryan mengakhiri komentarnya.

Template by:

Free Blog Templates