Selasa, 16 Oktober 2012

Kegalauan hati

Owh god keadaan yang sama terjadi lagi..selalu dan selalu begini...kenapa selalu begitu...kapan segalanya akan berakhir... Bohong kalau aku bilang tidak lelah...bohong juga kalau aku bilang tidak iri ama orang lain..Terkadang aku selalu berpikir..kenapa kehidupan aku lebih berliku dari orang lain...rasanya bukan hanya kerikil kecil yang ada didepan mata...tapi batu cadas tang terjal dan tajam. Maka tak heran jika aku harus sering terseok dalam melangkah bahkan harus terjatuh berkali-kali dan terluka baru bisanyampe ke sebrang..

Semua terasa berat dan berbeda. Tak ada yang sama, semua terasa berubah, tak seperti dulu atau sebelumnya.. Aku ingin lari dan berteriak dengan kencang agar semua beban ini lepas.sayang...angin membuat suaraku lenyap dan masalah ini membuat jantungku tercekat...hingga membuka bibir inipun tak mampu.

Mungkin iniyang disebut mati enggan hiduppun tak mau. Bimbang?? ya....inilah diriku terlunta-lunta dengan jalan dan masalah yang sama. "huffff"berkali-kali ku hembuskan udara yang masih saja tercekat ditenggorokan ku. Harus kemana atau mau bagaimana lagi...aku juga bingung. Hidupbagai musafir tanpa air. Air hanya fataorgana di gurun pasir. 

kapan fatamorgana ini jadi kenyataan?? Jangan hanya menghiasi hidup dalam bentuk bayangan. Lelah sudah ku melangkah. Ku telusuri arah jalan. Membiarkan kaki terus melangkah...hingga lelah...hingga otot kaki tak mampulagi diajak kompromi...hingga peluh membasahi tubuh.

Lelah?? ya...inilah aku

walau aku tak berlari..tapi jiwaku mengelana...aku bagai raga tak bernyawa...berjalan....berlari...tak tentu arah. Hidup terlunta dengan beban berat. 

Marah kah?? Mungkin iya.. Tapi pada siapa?? Keadaan kah?? tapi aku sendiri yang bentukkeadaan ini. Aku yang merakitnya. Maka tak bisa kalau salahkan keadaan.

Terpuruk kah?? Mungkin itu satu kata tepat yang bisa menggambarkan kondisi diriku saat ini. bagai jatuh dari jurang tinggi yang dasarnya tak berujung. Maka semua ini juga belum berujung. Kapan segalanya berakhir...owh...ayolah daya dan upaya ku telah habis. Aku telah lelah berjuang. Aku telah lelah berjalan diatas batu cadas ini.. Uhk... andai bisa mempercepat waktu...ku ingin maju ke 5 tahun mendatang. Apakah ku juga akan sama seperti sekarang atau kah lainnya yang akan aku hadapi?? Hanya waktu bergulir yang akan tau... Begitu juga hari ini,esok dan seterusnya semua bergulir dan berganti.

tapi aku tidak ingin menengok ke belakang. Melihat masa lalu yang entah indah, susah, sedih maupun pahit....semua akan tetap  berada dimasa lalu dan tertinggal sebagai suatu kenangan.....ya...kenangan dalam memori usia remaja. Biarlah bertahan disana... dan biarkan  tetap indah sebagai memori. 

Ku ingin terus melangkah walau harus jatuh dankaki terluka dengan banyak darah... tapi biarlah jejak darah dan luka itu menjadi tanda bahwa aku selalumelangkah dan memiliki kekuatan untuk mencapai harapanku. Biarkanlah semua berganti....biarkan semua berlalu...tapi jangan biarkan harapan dan semangat berlalu dan juga pergi bersama deru angin dan debu.biarkan dia bertahan....setidaknya untuk beberapa saat saja.

Masih mampukah ku melewati semua ini. Ku barubaru berjalan diatas batu cadas...ku belum pernah melihat  dan merasakan kerasnya kehidupan selain saat dulu dan kini. Mungkin.....ku akan lebih kuat jika melihat MEREKA....senyum dan semangat yang entah tumbuh dari mana ada dalam diri MEEKA....ya MEREKA...orang-orang dengan segala kelemahan, kkurangan dan ketidakberdayaan melawan kerasnya arus kehidupan. Tapi aku tmasih selalu melihat senyum hangat terkembang jelas dibibir mereka dan masih ada semangat menggebu di kalbu mereka. 

Tapi aku tidak bisa disandingkan dengan mereka.....Aku terlalu lemah untuk jadi bagian dari mereka......aku hanya bisa menerima tanpa bisa memberi. Ya...aku hanya bisa menerima senyum dan semangat dari MEREKA...tapi dimana senyum dan semangat aku untuk mereka?? ya.... semua lenyap....hilang ditelan kejamnya masalah dan ketidakberdayaan ku terhadap masalah. 

Lemah???? ya inilah diriku. Berusaha tegar..tapi rapuh. Ku takut jembatan yang ku sebrangi rapuh dan retak saat ku dipertengahan.Ya...inilah aku berdiri diantara awal dan akhir dari perjuanganku Ku udah tak mampu lagi berlari... Kaki lelah berlari dan tertinggal senyuman dan semangat dari mereka.... Setidaknya biarkanlah aku masih ingin berjalan dengan segala sisa tenaga......setidaknya biarkanlah sampai pada ujung dari semua ini.Demi diriku sendiri, semua orang yang ku sayangi dan MEREKA.

ku tak ingin jatuh....setidaknya biarkanlah senyum dan semangat itu tetap berkobar dan menjadi jembatan terbaik dan tertangguh untuk kugunakan dalam menyebrangi jurang ini.... Jika tak ada jembatan...jadikanlah jarak itu sangat dekat...sehingga ku bisa melompat...walau harus butuh tenaga ekstra.... akh...tapi ayolah melompat tidak aman untuk hidup...setidaknya jembatan jauh lbih baik dari bertumbpu pada lompatan kaki.....setidaknya biarkan lah jembatan selalu ada, biar ku tak harus jatuh...karena ada senyum dan semangat itu...

Percayakah pada 1001 kesempatan?? ya...aku percaya... walau tak ada yang percayasetidaknya biarkan ku tetap memiliki kepercayaan pada ada kesempatan. Bahkan jika kesempatan itu sisa tetinggal 1 ku masih akan tetap percaya....dan ku akan mengubah 1kesempatan itu menjadi sebuah kesempatan emas untuk menghaiasi segala sisi  kehidupan...

Tapi apakah aku hanya akan menunggu hingga kesempatan itu sisa kesempatan ems.Owh...ayolah...tentu saja tidak...setidaknya aku akan membuat semua momentdalam hidup kumenjadi berharga..ya...berhargadan bermakna. Ku tak ingin segala dalam hidup ku berlalu dan tak berkesan..setidaknya setiap moment dimana ada diriku akan tersimpan dan tertanam dalam memori orang lain..terlebih mereka sebagai suatu harapan dan kenangan indah..

Andai perjalanan hidup seperti filem...maka ku akan membiarkannya berputar diotakku. Setidaknya jadi senjata terakhir ku untuk berjuang...karena disetiap memori hidup yang ku buat....ada juga harapan orang-rang yang menggantungkan senyum dan harapan mereka pada ku. biarkanlah ku tetap kuat dan bertahan hingga akhir. Setidaknya demi semua orang yang percaya pada ku. Biarkan ku mampu berjalan hingga ujung.....jangan sampai ku harus menyerah saat ini.

Oh ayolah DELETE kata MENYERAH dari semua sudut memori otak mu. Bangkitlah dan bertahan demi hidup dan harapan semua orang yang percaya dan bergantung pada mu. Aku tidak mau seperti bunga layu yang ngak bakalan lagi dilihat dan tak ada sisanya.  Tapi aku ingin menjadi pohon yang selalu bisa memberi menfaat kepada setiap mahkluk....walau dalam keadaan apapun.....

Mungkin merakit mimpi untuk saat ini adalah hal yang indah. Tapi ayolah...mimpi hanya fatamorgana dalam tidur.Kenapa kita harus merakit hal-hal yang semu. Ku ingin menjalanisesuatu yang nyata....walaupun harus ribuan kali terjatuh. Tapi setidaknya semua adalah kenyataan, bukan keindahan semu yang bakalan berakhir ketika jiwa dan raga ini menjadi satu kembali dan tersadar dari indahnya khayalan... tersadar dari semua itu...hanyalah senyum miris yang semu juga akan kita tampilkan... Come'on wake up.....

Jangan pikir aku tidak punya mimpi atau tidak pernah merakit mimpi. Jika pikir demikian...maka kalian salah...karena sesungguhnya aku lah orang yang paling punya banyak mimpi..bahkan impian aku lebih ekstrim dai orang lain. tapi sejujurnya aku takut...ya...takut akan segala jenis kenyataan yang sangat kejam dan mengerikan. Kenyataan itulah yang membuat aku takut bahkan hanya untuk sekedar bermimpi.

Aku terlalu takut untuk melihat har esok. tak bisa terpungkiri jugasemua yang ada sekarang bahkan lebih menakutkan dari pada melihat hari esok. Aku terlalu lelah memikirkan nasib sekarang ini.Pusing....itulah kata yang saat ini masih setia bertengger di setiap sudut memoriotakku...Tapi aku juga tidak akan berhenti berbuat dan bertindak karena slama masih mau bergerak aku yakin segalanya akan berakhir...so...fighting........

Huh...andaikan hidup seperti drama korea yang sering aku tonton yang selalu berakhir dengan happy ending..pasti segalanya akan terasa baik dan menyenangkan.... Sayangnya kita hidup didunia nyata yang udah disuguhkan dengan berbagai macam masalah dan warna yang menghiasi cerita hidup.Akh...LELAH..rasanya ingin cepat sampai pada akhir dari masalah ini.

Jika hidupmulus..kata orang tak ada indahnya... hanya berjalan pada satu rel lurus. Tapi dengan banyak lika-liku permasalahan hidup kita akan belajar untuk kuat dan bertanggung jawab. bukannya hidup hanya sebuah skenario TUHAN yang udah diatur dengan indahnya???Pasti ada yang lebih baik dari sekedar harapan semu yang sering kita bangun dalam bentuk mimpi.

harus kah kita hanya diam... Oh ayolah lihat senyum dan harapan mereka yang kalian sayangi. Mungkin harapan dan senyum merekalah senjata terkuat buat aku saat ini untuk menghadapi peperangan ini... ya...peperangan semu dalam dunia ku sendiri...yang berhasil aku rakit dengan segala kelemahan ku. Tapi sayangnya saat ini aku menjadi tokoh yang tertindas dalam peperangan yang aku ciptakan snediri. Menyedihkan......itulah kata yang bisa mewakili diriku saat ini. Lemah dan takut menghadapi semua ini. Harus kah lari?????Huh kenapa hanya ide bodoh itu yang terlintas?kapan seglanya akan berakhir jika lari terus. harusnya semangat...Iyakan...Oke...lihat dan pikirkan solusi yang tepat lalu bangkitlah...segalanya akan berakhir kok...pastinya happy ending....oke...fightiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiing

yakinlah pada kata-kata ini

Jika engkau meminta sesuatu tetapi ALLAH memberikan yang lain dari pada harapanmu, maka yakin dan percayalah bahwa itulah halterbaik yang sudah direncanakan_NYA untuk mu. Karena DIA lah yang maha mengetahui tentang dirimu......maka lapangkanlah hati mu menerima semuanya. Dan percayalah pada takdir dan hikmah. Karena setiap orang memiliki jalan hidup yang berbeda-beda dan pastinya akan berakhir dengan lautan kebahagian...gimanapun caranya dan berapapun lamanya. Tapi percayalah......akan selalu ada kebahagian bagi setiap orang yang mau percaya dan bersabar.

0 komentar:

Posting Komentar

Template by:

Free Blog Templates