Gak terasa sekarang aku udah di semester III, selangkah demi selangkah udah terlewati. Sekarang udah menuju tahap selanjutnya dari pendidikan yang aku jalani. Walau baru..tapi sekarang aku juga udah mendapat gelar senior loh. Rasanya heran aja dulu aku yang paling junior sekarang aku udah jadi senior. Lumayan juga, and sekarang pertarugan hidup lebih berat. Karena ekarang aku udah masuk ke LAB PENGEMBANGAN, lab bagi para mahasiswa tingkat lanjut.
Di Lab. ini semua asistennya dari program studi aku sendiri. Karena dari program studi sendiri mestinya baik-baik dan pengertian (itu pikiran awal aku). Ternyata segalanya gak sesuai dengan apa yang aku harapkan. Tau gak kenapa???????????????????
Aku pikir, disini semua mahasiswa akan mendapatkan perlakuan yang sama. Yaaaaa...berat sama dipikul ringan sama dijinjing. Tapi nyatanya gak banget. Tau kenapa. Itu karena asistennya pada pilih kasih. Mereka hanya memperhatikan aja mahasiswa yang canti-cantik dan mampu bergaya sok-sok manis. Jadi mahasiswa kepala batu kaya aku..huh udah pasti mereka jengkelin. Tapi ternyata bukan hanya aku yang berpikiur demikian. Semua teman-teman aku juga merasakan ketidak adilan yang sama. Huh..menyebalkan. Terkadang aku berpikir, kenapa sih mereka yang harus bimbing kami, kenapa gak diutus aja orangorang yang bisa berbuat adil??
Tapi itulah hidup..gimanapun memohon tetap aja mereka yang selalu ada. Katanya hanya mereka-mereka itulah yang dianggap mampu utnuk membimbing kami. Tapi gak pernah ada yang tau kalau hanya mereka jugalah yang paling pilih kasih. MENYEBALKAN.....
Tapi hal yang paling menyebalkan dari semua hal yang terjadi adalah ketika kami melakukan ujian praktek. Kami semua harus belajar semalaman untuk menghafal semua klasifikasi mau tumbuhan ataupun hewan. Rasanya saat itu otakku udah mau pecah. Dikiranya kami ini turunan Linneaeus apa (maklum bapak klasifikasi) jadi dialah yang dijadikan panutan.
TApi ketika kami semua udah capek menghafal, semua udah mengeluarkan berbagai jurus agar bisa mengingat klasifikasi hewan maupun tumbuhan mulai dari tingkat filum ampe spesies, ternyata ada juga sebagian orang yang tidak perlu repot-repot untuk melakukannya. Tau siapa itu????????????????? Ya itulah sekelompok mahasiswa sok manis yang dekat ama asisten paling gak adil sedunia. Mereka udah mendapatkan jawaban dari semua soal ujian. Tau kenapa??? Karena soal ujiannya udah bocor lebih dulu.
Tau hal itu rasanya pengen aku bejek-bejek otkanya tu para asisten. Mereka udah keterlaluan gak adilnya ama kami. Tapi tetap aja Tuhan itu adil, maka aku sangat bersyukur ketika mendapatkan nilai tertiggi disalah satu matakulia praktikum yang bisa dibilang juga killer dimata mahasiswa.
Tapi semenjak hal itu aku semakin benci sama asisten aku yang ada di LAB PENGEMBANGAN. Aku selalu berdoa semoga aja ada keadilan yang datang menyertai kami dan membuat ereka semua sadar. Tapi lagi-lagi Kebesaran ALLAH itu benar, buktinya berkali-kali mereka mencoba tes PNS tapi gak pernah lulus. Kami semua berucap....syukur makanya gak adil sih...
Soooooo....bagi teman-teman yang berniat menjadi asisten atau apalah, harus mampu bersikap adil dan bijaksana. TAu kenapa, karena ketika kalian tidak dapat bersikap adil, maka orang-orang akan mendoakan kita yang jelek-jelek. Jadi belajarlah untuk selalu adil dan bijaksana. Jangan berat sebelah. OKE...Hwaingting........................................
0 komentar:
Posting Komentar